5 Cara Mudah Membuat Arum Manis, Jajanan Penuh Kenangan Manis

Selain permainan tradisional, jajanan di masa kecil adalah salah satu hal yang menyenangkan untuk dikenang. Karena pada umumnya anak-anak menyukai rasa manis, pasti arum manis ada di dalam daftar jajanan favorit. Khususnya jika Anda lahir di era 1980-an. Beruntung, makanan yang bertekstur lembut seperti kapas ini masih eksis hingga sekarang.

Jenis-Jenis Arum Manis

Jika disebut nama arum manis, mungkin yang terbayang adalah makanan kecil berupa serat-serat halus dan lembut, yang populer dengan nama cotton candy. Padahal, sebenarnya arum manis atau gulali memiliki beberapa macam jenis yang berbeda. Ada yang dibuat secara tradisional, ada pula yang dikemas dan disajikan dengan cara yang lebih modern.

1. Arum Manis dari Gula Jawa

Jenis yang satu ini adalah arum manis yang tertua dan cara pembuatannya paling tradisional di antara arum manis lainnya. Gulali ini memiliki warna kecokelatan, karena dibuat dari bahan gula jawa atau gula merah. Ciri lain dari gulali ini adalah teksturnya keras dan lengket.

Dengan ditusuk menggunakan tusukan kayu atau bambu, gulali ini bisa disebut sebagai permen lollipop tradisional. Selain gulali polos, tak jarang orang mencampurkann kacang tanah ke dalam gulali gula jawa sebagai penambah rasa. Rasa manis dari gula jawa akan diimbangi dengan gurihnya kacang tanah goreng.

2. Arum Manis dari Gula Pasir

Meski cara membuatnya hampir sama dengan gulali gula jawa, keduanya memiliki penampakan yang berbeda. Kalau gulali gula Jawa berwarna cokelat, gulali gula pasir memiliki aneka warna yang berasal dari bahan pewarna makanan. Karena bahan baku gula pasir berwarna putih, penambahan warna diperlukan agar gulali tampak lebih menarik.

Selain berwarna-warni, gulali ini juga biasanya dijual dalam bermacam-macam bentuk, mulai dari bunga hingga binatang. Sama seperti gulali gula jawa, gulali gula pasir juga disajikan dengan cara ditusuk. Gulali bisa dibentuk secara manual dengan tangan maupun menggunakan cetakan khusus kemudian ditiup, sehingga ukuran gulali lebih besar.

3. Rambut Nenek

Jenis gulali atau arum manis yang ketiga memiliki nama yang unik, yaitu rambut nenek. Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, rambut nenek tidak berbentuk seperti permen, melainkan berupa helaian-helaian panjang seperti benang atau rambut. Itulah sebabnya, gulali jenis ini disebut rambut nenek, atau di Tiongkok disebut dengan jenggot naga.

Rambut nenek dibuat dengan cara tradisional dengan mencampurkan adonan gula (biasanya gula Jawa) yang sudah mengental dengan tepung terigu. Selanjutnya, adonan ditarik-tarik hingga membentuk serat-serat tipis. Jika diperhatikan, proses pembuatannya hampir sama dengan cara membuat mie.

4. Permen Kapas (Cotton Candy)

Jenis lain arum manis yang juga memiliki tekstur lembut adalah permen kapas (cotton candy) atau nama lainnya benang peri (fairy floss). Jenis inilah yang saat ini paling populer. Permen kapas dibuat dengan menggunakan mesin modern. Putaran mesin yang sangat cepat akan menghasilkan serat-serat gula halus yang jika dikumpulkan membentuk seperti kapas.

 

Rasa yang manis serta bentuk dan warna yang menarik membuat jajanan yang pertama kali dipopulerkan di St. Louis, Amerika Serikat, pada tahun 1904 ini banyak disukai anak-anak, bahkan orang dewasa. Selain di pinggir jalan, camilan ini juga sering dijumpai di keramaian, seperti tempat wisata, taman bermain, dan pasar malam.

Karena terbuat dari gula murni, permen kapas akan meleleh di mulut dan meninggalkan rasa lengket. Jika terkena udara secara langsung, serat-seratnya akan berubah menjadi keras dan kasar karena bersifat higroskopis. Itu sebabnya, permen kapas dijual dengan cara dikemas di dalam plastik.

Peluang Bisnis Arum Manis

Arum manis telah terbukti menjadi makanan ringan yang bisa bertahan lama dari waktu ke waktu. Kehadiran jajanan modern tidak membuat arum manis tergeser. Bahkan, sampai saat ini arum manis tetap menjadi camilan yang dicari dan digemari. Apalagi, harga arum manis relatif murah sehingga dapat dijangkau oleh konsumen dari berbagai kalangan.

Melihat antusiasme masyarakat terhadap arum manis yang masih tinggi, peluang bisnis arum manis pun masih cukup besar sehingga menarik untuk ditekuni. Namun, karena cukup banyak juga yang menjalankan bisnis arum manis, Anda perlu memiliki kiat khusus agar dapat bertahan dan memenangkan persaingan.

Dari segi penampilan, Anda perlu mengemas arum manis dengan bentuk yang menarik. Caranya, berkreasilah sebanyak mungkin untuk membuat bentuk arum manis yang membuat calon konsumen tertarik untuk membeli. Anda juga bisa berinovasi dengan cara mengombinasikan arum manis dengan makanan lainnya.

Salah satu kreasi yang bisa Anda coba adalah menjadikan arum manis sebagai topping sajian desert atau makanan penutup. Contohnya adalah sebagai hiasan kue bolu, biskuit, cupcake, atau dijadikan topping minuman soda, es krim, milkshake, dan bubble tea. Selain contoh tersebut, masih banyak kreasi lain yang bisa Anda ciptakan dari si arum manis ini.

Cara pemasaran arum manis sangat fleksibel. Bisa dijajakan di pinggir jalan, menitipkannya di toko dan minimarket, membuka gerai di mal, atau di tempat wisata. Karena identik dengan keceriaan, Anda juga harus rajin mengincar event-event keramaian, seperti pameran, pasar malam, atau bekerja sama dengan restoran atau penyelenggara pesta ulang tahun dan pernikahan.

Untuk memulai bisnis arum manis, tidak dibutuhkan modal awal yang besar. Investasi yang agak besar hanyalah berupa pembelian mesin pembaut cotton candy. Namun, mesin ini mutlak dimiliki karena dengan mesin inilah Anda bisa memproduksi permen kapas yang akan dijual.

Cara mengoperasikan mesin ini sangat mudah. Pada bagian tengah mesin terdapat sebuah wadah kecil tempat memasukkan gula dan pewarna makanan. Di bagian tepinya, terdapat wadah panas untuk mencairkan gula yang dimasukkan. Selanjutnya, putar mesin melalui lubang-lubang kecil sehingga gula membentuk benang-benang halus yang terkumpul di bagian tengah.

Cara Membuat Arum Manis

1. Resep Gulali/Lollipop Gula Jawa

Bahan dan Alat:

  • Gula Jawa: 500 gram (dihaluskan atau disisir)
  • Air: 125 ml
  • Kacang tanah: secukupnya (dipotong atau ditumbuk kasar)
  • Tusukan sate.

Cara Membuat: 

  1. Campurkan gula Jawa dan air di dalam wajan, aduk hingga gula terlarut sempurna di dalam air.
  2. Masak campuran gula Jawa dan air tersebut dengan api sedangm, sambil diaduk-aduk hingga mendidih.
  3. Masukkan kacang yang sudah dipotong atau ditumbuk kasar, aduk kembali sampai kacang tercampur merata.
  4. Masak terus hingga kandungan air dalam adonan sedikit berkurang.
  5. Angkat wajan, kemudian diamkan adonan hingga mengental.
  6. Jika adonan sudah mengental, celupkan tusuk sate ke dalam adonan arum manis, kemudian putar-putar hingga arum manis membentuk bulatan seperti lollipop.
  7. Lollipop gula jawa siap dinikmati.
  8. Jika akan disimpan dalam waktu cukup lama, bungkus arum manis atau lollipop gula merah ini dengan plastik dan simpan di dalam toples.

2. Resep Gulali Gula Pasir

Bahan:

  • Gula pasir: 500 gram
  • Air: 125 ml
  • Pewarna makanan: sesuai selera
  • Tusuk sate

Cara Membuat:

  1. Masukkan gula pasir, pewarna makanan, dan air ke dalam wajan, kemudian aduk hingga rata.
  2. Panaskan wajan di atas api sedang, aduk-aduk adonan di dalamnya hingga mendidih.
  3. Setelah air mulai berkurang, angkat wajan dan diamkan supaya adonannya mengental.
  4. Ambil sedikit gulali dengan dengan tusuk sate, kemudian bentuk menjadi bermacam-macam bentuk yang menarik, atau ditiup dengan menggunakan cetakan khusus.
  5. Anda juga bisa memadukan gulali dengan warna berbeda dalam satu lollipop.
  6. Gulali atau lollipop gula pasir siap dinikmati

3. Resep Rambut Nenek #1

Bahan:

  • Gula pasir putih: 1 kilogram
  • Tepung terigu: 250 gram
  • Minyak goreng: 250 ml

Cara Membuat:

  1. Campurkan gula dengan air secukupnya, masak hingga berbusa dan cairan mengental.
  2. Aduk-aduk rebusan gula dengan spatula, jaga agar adonan jangan sampai mengeras.
  3. Di wajan lain, masak terigu dengan minyak hingga berwarna kecokelatan, diamkan hingga dingin.
  4. Siapkan meja dari kayu, letakkan selembar seng di tengah meja.
  5. Taburkan tepung terigu yang sudah dimasak ke atas permukaan seng.
  6. Ambil adonan gula, letakkan di atas senga.
  7. Buatlah lubang seperti donat, kemudian masukkan dalam kayu penopang, lalu tarik (usahakan gula masih dalam keadaan hangat).
  8. Tarik-tarik gula dengan tenaga yang cukup kuat. Lakukan terus sampai gula berubah menjadi lembaran yang berbentuk seperti rambut atau benang.

 

4. Resep Rambut Nenek #2

Bahan:  

  • Gula pasir murni: 500 gram
  • Air: 125ml
  • Minyak goreng: 1 sendok makan
  • Tepung terigu: 200 gram
  • Pewarna makanan (sesuai selera).

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak goreng di dalam wajan.
  2. Masukkan tepung terigu, aduk-aduk hingga warnanya berubah kecokelatan.
  3. Tuangkan tepung terigu yang sudah disangrai di atas loyang, ratakan dan sisihkan.
  4. Masukkan gula pasir, air, dan pewarna makanan alami ke dalam wajan, lalu masak hingga mendidih dan gula benar-benar larut.
  5. Angkat wajan, diamkan sampai adonan gula tampak mengental, tapi tidak mengeras.
  6. Tuangkan adonan gula ke atas tepung terigu, kemudian tarik-tarik adonan sambil terus dibaluri tepung terigu. Lakukan terus menerus hingga adonan berbentuk rambut.

5. Resep Permen Kapas (Cotton Candy)

Bahan:

  • Gula pasir putih: 1 kg
  • Asam citrun: 1 sendok makan
  • Air matang: ¾ atau 100 ml.
  • Pewarna makanan: sesuai selera

Alat:

  • Mesin pembuat arum manis
  • Stick yang terbuat dari bambu (untuk menggulung)

Cara Membuat:

  1. Campurkan gula dan pewarna makanan, aduk hingga rata.
  2. Nyalakan mesin pembuat arum manis, tunggu hingga panas.
  3. Masukkan campuran gula dan pewarna makanan ke dalam mesin pembuat arum manis yang sudah dipanaskan.
  4. Tunggu beberapa menit sampai serabut gula keluar dari mesin.
  5. Gulung dengan cara menggerakan stick bambu secara memutar, sehingga serabut menempel pada stick. Gunakan sick dengan ukuran yang diinginkan.
  6. Jika gumpalan permen kapas sudah terbentuk, segera bungkus dengan plastik agar tidak terpapar udara secara langsung, karena arum manis akan mengeras.

Jika Anda berminat menjalankan bisnis arum manis, jangan lupa untuk memperhatikan kualitas produk yang akan Anda jual. Oleh karena itu, Anda harus selektif dalam memilih bahan utamanya. Gunakan gula dan pewarna makanan yang alami, sehingga dijamin aman untuk kesehatan.