Rahasia Cara Membuat Ayam Crispy ala KFC yang Lezat

ayam crispy

Jika ada survey tentang makanan yang paling disukai di dunia, mungkin jawaban terbanyaknya adalah ayam goreng. Begitu populernya ayam goreng, sampai-sampai orang Amerika memiliki National Fried Chicken Day, yaitu setiap tanggal 6 Juli. Ayam goreng sendiri sangat banyak ragamnya, dari yang bercita rasa tradisional hingga ayam crispy yang mendunia.

Di Indonesia sendiri, olahan ayam sangat mudah dijumpai dalam berbagai jenis masakan, baik sebagai makanan utama maupun variasi isian makanan ringan. Ayam goreng, ayam panggang, gulai ayam, opor ayam, steak ayam, dan sate ayam adalah contoh olahan ayam yang dikenal di semua tempat.

ayam crispy

Selain itu, hampir setiap daerah di Indonesia juga memiliki masakan khas berbahan dasar daging ayam, seperti ayam tangkap dari Aceh, rendang ayam dari Padang, pepes ayam Sunda, ayam rica-rica dari Manado, ingkung ayam dari Yogyakarta, ayam betutu dari Bali, dan lainnya. Setiap masakan memiliki cita rasa berbeda karena diolah dengan bumbu khas setempat.

Daging ayam memiliki kandungan nutrisi yang baik, yaitu protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, C dan E, serta lemak. Selama tidak berlebihan, konsumsi daging ayam sangat baik bagi tubuh, terutama sebagai sumber protein hewani. Agar tidak bosan, buatlah kreasi masakan ayam, misalnya dengan membuat ayam crispy sendiri.

Saat ini, ayam crispy tidak hanya dijual di restoran besar, tetapi juga oleh pedagang kaki lima di pinggir jalan. Namun, untuk menikmati ayam crispy yang sehat, sebaiknya Anda membuat sendiri. Cara membuat ayam renyah ini sangat mudah, bahan-bahannya pun mudah ditemui di pasaran.

Tips Memilih Daging Ayam

Untuk membuat ayam crispy yang lezat dan sehat, gunakan daging ayam yang segar. Cirinya adalah berbau normal, tidak menyengat, dan tidak berbau busuk. Selain baunya, kesegaran ayam bisa dikenali dari warna dagingnya. Daging ayam segar berwarna putih kekuningan, sedangkan warna kemerahan menunjukkan ayam sudah mati sebelum disembelih.

ayam crispy

Memilih daging ayam segar harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Banyak penjual nakal yang berusaha mengelabui pembeli dengan berbagai cara. Jadi, lebih baik Anda memiliki penjual ayam langganan sehingga daging ayam dijamin segar dan sehat.

Tips Menyimpan Daging Ayam

1. Menyimpan Daging Ayam Potong

Untuk menyimpan daging ayam yang sudah dipotong-potong atau ayam tanpa tulang dan sudah dikuliti (fillet atau boneless), bagilah ayam menjadi beberapa paket. Banyaknya daging ayam dalam satu paket disesuaikan dengan besarnya porsi memasak. Saat akan memasak, cukup ambil daging secukupnya.

Cara penyimpanan seperti ini mempermudah persiapan memasak karena tidak  perlu mencairkan semua stok daging ayam. Daging yang sudah beku kemudian dicairkan tidak boleh dimasukkan kembali ke dalam freezer karena berpotensi terkontaminasi bakteri berbahaya.

Jika disimpan di dalam lemari pendingin atau freezer, daging ayam dapat bertahan hingga 7 hari sebelum dimasak. Saat memasak, jangan gunakan daging ayam yang masih beku, melainkan harus dicairkan lebih dahulu. Cara mencairkan daging ayam beku juga ada aturannya.

ayam crispy

Pertama, keluarkan daging ayam beku dari freezer sekitar 2 hingga 3 jam sebelum mulai memasak. Kedua, jangan mencelupkan daging ayam beku ke dalam air karena setelah dimasak daging akan menjadi alot. Ketiga, bungkus plastik atau wadah penyimpanan ayam harus tetap berada dalam keadaan tertutup untuk menghindari kontaminasi oleh bakteri.

2. Menyimpan Daging Ayam Utuh

Menyimpan ayam dalam bentuk sudah dipotong-potong adalah yang cara paling baik. Namun, jika harus menyimpa daging ayam utuh, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pisahkan bagian jeroan ayam dengan bagian yang lainnya. Jeroan yang menyatu dengan daging akan menyebabkan daging ayam menjadi tidak segar lagi atau mudah rusak.
  • Buang bagian lemak ayam.
  • Keringkan ayam dengan menggunakan tisu dapur. Setelah itu, bungkus daging ayam dengan plastic wrap.
  • Masukkan ke dalam lemari pendingin (freezer), biarkan membeku.
Baca juga  Kiat Sukses Usaha Makanan Ringan dari Jamur

Tips Memasak Ayam

Memasak daging ayam tidak bisa dilakukan sembarangan, harus mengikuti cara yang benar agar terhindari dari infeksi bakteri yang bisa berbahaya. Jika tidak diolah dengan benar, daging ayam mudah membusuk.

ayam crispy

Beberapa tips memasak ayam yang harus diperhatikan adalah:

  • Tangan harus dalam keadaan bersih.
  • Cuci dengan sabun dan keringkan terlebih dahulu semua peralatan yang akan digunakan untuk memasak, seperti pisau, talenan, wadah, dan peralatan lainnya, agar daging ayam terhindar dari bakteri.
  • Gunakan wadah yang berbeda untuk daging ayam yang masih mentah dan daging ayam yang sudah dimasak.
  • Pastikan menggunakan panas yang tepat untuk memasak ayam, yaitu kira-kira 75 derajat Celcius sehingga ayam matang sempurna dan jika ada bakteri yang menempel pada daging ayam akan mati.
  • Untuk mengecek kematangan daging ayam, tusuk dagingnya dengan garpu. Jika sudah tidak ada warna merah muda lagi pada daging ayam, itu artinya daging ayam sudah matang.

ayam crispy

Setelah daging ayam memasak, perhatikan juga beberapa tips berikut agar kualitas dan rasa masakan ayam tetap terjaga:

  • Masakan yang dibuat dari daging ayam utuh dapat bertahan lebih lama dibandingkan dengan ayam potong. Olahan daging ayam potong hanya bertahan sampai 2 hari, sedangkan ayam utuh lebih dari 2 hari. Namun, cara yang terbaik adalah dengan segera mengonsumsi daging ayam sesaat setelah dimasak. Selain lebih sehat, rasanya juga masih lezat.
  • Untuk memanaskan masakan ayam, tutup panci atau wajan sehingga kelembaban daging ayam tetap terjaga dan masakan terhindar dari infeksi bakteri yang ada di udara bebas di dapur.
  • Masakan ayam yang tidak habis dapat disimpan di kulkas dengan cara memasukkannya terlebih dahulu di dalam wadah tertutup dan kedap udara. Bukalah wadah hanya ketika akan dikonsumsi atau dipanaskan.

Cara Membuat Ayam Crispy Ala KFC

Ada banyak resep untuk membuat ayam crispy ala KFC. Dua diantaranya adalah seperti yang diuraikan berikut ini.

1. Cara Pertama

Bahan:

  • Ayam: 1 ekor (potong-potong menjadi beberapa bagian)
  • Putih telur: 2
  • Garam: 1 sendok teh
  • Gula pasir: 1 sendok teh
  • Minyak goreng: 2 sendok makan
  • Air jeruk nipis: 1 sendok teh

Bumbu Halus:

  • Bawang putih: 3 siung
  • Kemiri: 3 butir (disangrai)
  • Ketumbar: 1 sendok teh (disangrai)
  • Bubuk cabai: 3 sendok teh (boleh tidak digunakan)
  • Merica: 1 sendok teh
  • Jahe: 1 ruas

ayam crispy

Bahan Pelapis:

  • Tepung terigu: 200 gram
  • Baking soda: 1 sendok teh
  • Ketumbar bubuk: ¼ sendok teh
  • Tepung maizena: 20 gram
  • Pala bubuk: ¼ sendok teh
  • Garam: 1 sendok teh
  • Tepung beras: 20 gram
  • Merica bubuk: ½ sendok teh
  • Bubuk cabai: 1 sendok teh (boleh tidak digunakan)

Cara Membuat:

  1. Lumuri daging ayam yang sudah dipotong-potong dengan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis khas ayam.
  2. Panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan, kemudian tumis semua bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum.
  3. Tambahkan garam dan gula, aduk hingga matang.
  4. Masukkan daging ayam, masak hingga berubah warna.
  5. Tambahkan air, kemudian masak ayam yang sudah bercampur bumbunya sampai airnya habis. Jangan lupa untuk menutup wajan agar uap tidak keluar sehingga bumbu meresap ke dalam daging ayam.
  6. Campurkan semua bahan tepung pelapis dalam sebuah wadah.
  7. Di wadah lainnya, kocok putih telur hingga berbusa.
  8. Celupkan potongan-potongan ayam yang sudah dibumbui satu per satu ke dalam kocokan putih telur, kemudian guling-gulingkan pada bahan tepung pelapis sampai daging ayam tertutup rata. Lakukan hingga ayam habis.
  9. Simpan daging ayam potong yang sudah dibalut tepung ke dalam lemari pendingin selama 1 jam.
  10. Panaskan minyak goreng, kemudian goreng ayam hingga berwarna kuning keemasan.
  11. Agar ayam renyah, gunakan api besar dan minyak yang cukup banyak saat menggoreng sehingga ayam seluruhnya terendam di dalam minyak. Akan lebih baik jika menggunakan penggorengan jenis deep fryer.
  12. Angkat dan tiriskan.
  13. Ayam goreng siap disajikan.
Baca juga  Membuka Usaha Es Tebu Murah

2. Cara Kedua

Bahan:

  • Daging ayam: 500 gram (potong-potong)
  • Bawang putih bubuk atau cincang: 1 sendok teh
  • Lada bubuk: 1 sendok teh
  • Bubuk cabai: ¼ sendok teh (boleh tidak digunakan)
  • Garam: secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng: secukupnya
  • Air: secukupnya

ayam crispy

Bahan Pelapis Cair:

  • Air mineral yang dingin atau air es batu: 300 cc
  • Tepung terigu protein tinggi: 300 gram
  • Tepung maizena: 40 gram
  • Susu bubuk: ½ sendok makan
  • Baking powder: ½ sendok teh
  • Kuning telur: 1 butir
  • Garam halus: ½ sendok teh
  • Lada halus: ½ sendok teh

Bahan Pelapis Kering:

  • Bubuk bawang putih: 1 sendok teh
  • Tepung maizena: 100 gram
  • Tepung terigu protein tinggi: 400 gram
  • Baking soda: ½ sendok teh
  • Kaldu sachet bubuk rasa ayam: 1 sendok teh
  • Garam halus: ¼ sendok teh
  • Bubuk cabai: secukupnya (jika suka)

 ayam crispy

Cara Membuat:

  1. Campurkan tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk, lada, garam, dan baking powder, aduk hingga rata.
  2. Masukkan kuning telur dan tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Simpan di dalam kulkas.
  3. Campurkan semua bahan pelapis kering, aduk hingga rata, sisihkan.
  4. Lumuri ayam yang sudah dipotong-potong dengan lada, garam, bubuk bawang putih, dan bubuk cabai. Aduk hingga rata dan diamkan selama 15 menit supaya bumbu meresap.
  5. Gulingkan potongan ayam ke dalam campuran pelapis kering secara merata sampai seluruh permukaannya tertutup tepung.
  6. Selanjutnya, rendam ayam ke dalam pelapis cair. Angkat dan gulingkan lagi ke atas pelapis kering. Jangan lupa untuk meremas-remas ayam. Ulangilah proses ini hingga 2 kali, dengan demikian ayam akan menjadi renyah.
  7. Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak atau gunakan penggorengan jenis deep fryer, kemudian goreng ayam hingga matang, kering, dan berwarna kuning keemasan dan kering.
  8. Ayam goreng tepung crispy siap disajikan.

Kelezatan ayam crispy terletak pada kerenyahannya. Jadi, perhatikan adonan campuran tepung dan air yang digunakan. Adonan jangan terlalu kental, buatlah seperti tepung pisang goreng. Lapisan tepung jangan terlalu tebal karena justru akan membuat ayam tidak renyah. Terakhir, gorenglah ayam dengan teknik deep fry.

  Pesan Sekarang Di Ramesia Mesin  

Customer Ramesia

 

Pin It on Pinterest

Shares