Melihat Peluang Bisnis Abon Ayam di Rumah

Bisnis usaha rumahan abon ayam memang tidak semarak abon daging sapi. Tetapi rasa dan bau khas yang sedap dari abon ayam membuat abon tersebut justru memiliki kelezatan tersendiri di bandingkan abon sapi. Apalagi strukturnya yang lebih lembut memberi rasa khusus di lidah peminatnya.

Selain itu, abon ayam menyimpan banyak vitamin ikan yang jauh lebih terjaga dan sehat dibandingkan abon sapi yang masih memiliki banyak kolesterol dari daging sapi. Dan satu peringatan pentingnya yaitu abon ayam ini juga lebih sederhana Anda jadikan bisnis usaha rumahan.

Anda mampu membuka bisnis usaha rumahan dengan menghasilkan abon ayam secara home industry dengan bermodal komoditas ayam yang paling ringan Anda akses di sekitar Anda. Dengan fokus pada jenis ayam yang ringan Anda akses, maka memudahkan Anda menghasilkan produk selaras dengan target, karena Anda tidak perlu lagi kerumitan untuk mendapatkan bahan baku.

Ada banyak opsi macam ayam yang layak untuk menjadi bahan baku abon, seperti daging sapi dan patin, ikan gurame, ikan gabus atau justru ikan laut seperti ikan tuna, tenggiri, kerapu atau tongkol.

Berdasarkan para pakar kuliner, ayam yang bagus untuk bahan baku abon ayam yaitu ayam yang sudah cukup berumur , karena dagingnya lebih pekat sehingga seratnya masih terasa bila Anda masak menjadi abon. Ayam kecil atau muda dagingnya sangat lembut dan dapat cair ketika Anda goreng menjadi abon.

Untuk proses produksi bisnis usaha rumahan ini tergolong mudah. Ayam berkriteria besar dibersihkan, kemudian dikuliti dan dilepas duri-duri beserta jeroan dalamnya selanjutnya digiling dan diaduk dengan bumbu-bumbu.

Setelah didiamkan kira-kira 1 jam agar bumbu menempel, adonan daging ayam giling tadi Anda goreng sampai menguning dan berbau sedap, angkat sebelum menjadi coklat dan gosong.

Total seluruhnya untuk sekali olahan dibutuhkan waktu memasak selama kurang lebih 2-3 jam saja, terbilang ringan dan cepat kan?

Sangat bagus buat para ibu rumah tangga yang sudah pusing dengan tugas-tugas rumah tangga mereka. Menghidupkan bisnis usaha rumahan produksi abon ayam ini sekedar menghabiskan sedikit waktu, sehingga tidak akan banyak merubah alur kerja Anda sebagai ibu rumah tangga.

Justru untuk sebuah bisnis kelas rumahan, Anda bisa menggerakkan bisnis abon ayam ini dari skala yang kecil terlebih dulu. Manfaatkan barang-barang dapur yang Anda miliki dan belilah sedikitnya 5 kg ikan selaras dengan jenis yang bakal Anda produksi secara regular.

Dari 5 kg daging ayam segar, rata-rata sanggup menghasilkan kurang lebih kg abon ayam matang siap jual. Kapasitas ini cukup lumayan untuk memulai sebuah bisnis usaha rumahan skala kecil.

Terus apa paparan prospek dari bisnis usaha rumahan ini?

Anda dapat mengamati sebagian penggarap usaha serupa dari berbagai pelosok daerah. Di kota Yogya terdapat sebuah usaha bisnis abon ayam di daerah kawasan Minomartani Yogyakarta.

Dari kemampuan menghasilkan produk skala kecil 3 -5 kg ikan mentah perhari, kini dalam satu hari produsennya harus bekerja keras menyiapkan 35 kg ikan lele segar.

Cerita senada diungkapkan oleh seorang produsen usaha abon ikan di Cilacap. Memakai bahan baku ikan tongkol yang mudah di peroleh di nelayan dengan harga miring, Dari dana hanya sekitar 4 juta untuk bahan baku dan perlengkapan termasuk wajan besar, kompor gas dan alat spinning minyak goreng, saat ini setiap hari pemiliknya mengaku bisa memiliki laba tidak kurang dari 40 juta perhari dengan hasil bersih keuntungan sekitar 20 -30 %.

Menurut kedua pelaku bisnis usaha tadi, mereka juga mengakui meski pertama kali tidak mudah, ternyata dengan penjualan yang jitu, mereka sukses memasarkan produk abon ikannya dengan cepat dan mudah. Bahkan pemasaran mereka sanggup meningkat terus menerus.

Mekanisme mendagangkan produk mereka lazimnya dengan cara didistribusikan pada toko oleh-oleh setempat, melalui agen-agen dan juga melalui cara penjualan online via facebook.

Keduanya juga mengungkapkan tak jarang memberikan contoh gratis produk hasil mereka ke berbagai golongan dan komunitas terutama dari kalangan kaum hawa untuk mengenalkan produknya. Tak kenal maka tak sayang bukan, dan itulah prinsip mereka juga atas produk abon ikannya.