Ini Dia Manfaat Mengonsumsi Jus Buah Naga Secara Rutin

jus buah naga

Banyak orang yang malas untuk mengonsumsi buah dalam keadaan utuh maupun buah potong, terutama anak-anak. Mereka lebih menyukai jus buah karena mengonsumi buah menjadi jauh lebih praktis. Hampir semua buah yang biasa dikonsumsi sehari-hari bisa dibuat menjadi jus. Kali ini, kita akan membahas jus buah naga, buah unik yang kaya manfaat.

Mengenal Buah Naga

Buah naga atau dragon fruit termasuk ke dalam jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah yang disebut juga buah kaktus ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Orang Meksiko menyebutnya dengan nama pitahaya, sedangkan bangsa Amerika Tengah dan Amerika Selatan menamakannya pitahaya Roja.

Oleh orang Perancis, tanaman ini dibawa dari ke Vietnam sebagai tanaman hias pada tahun 1870. Karena dianggap membawa berkah, buah naga selalu ditempatkan di antara dua patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Orang Vietnam menyebutnya dengan nama thang loy, yang artinya buah naga, dan diterjemahkan oleh orang Eropa menjadi dragon fruit.

jus buah naga

Saat ini, buah naga telah dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Vietnam, Filipina, Indonesia, dan Malaysia. Dragon Fruit juga kerap ditemukan di Okinawa, Israel, Australia bagian utara, dan Tiongkok selatan.

Tanaman ini memiliki ciri batangnya berbentuk segitiga, durinya pendek, dan tidak terlalu mencolok, sehingga sering dinamakan kaktus tanpa duri. Bunganya tumbuh di bagian duri dan akan berubah menjadi buah berbentuk bulat lonjong. Kulit buahnya dipenuhi oleh jumbai-jumbai yang mirip dengan sisik naga, sehingga dinamakan buah naga.

Buah naga memiliki warna kulit dan daging yang berbeda-beda, sesuai jenisnya. Saat ini, ada 4 jenisnya yang dikenal masyarakat, yaitu:

  1. Hylocereus undatus: cirinya bagian kulit memiliki warna merah dengan daging berwarna putih.
  2. Hylocereus polyrhizus: cirinya bagian kulit berwarna kulit merah muda dan daging berwarna merah yang tidak terlalu terang.
  3. Selenicereus megalanthus: cirinya bagian kulitnya berwarna kuning dan daging berwarna putih.
  4. Hylocereus costaricensis: cirinya bagian kulit memiliki warna merah muda dan dagingnya memiliki warna merah mencolok.

Budidaya Buah Naga

Dragon fruit termasuk tanaman yang sangat adaptif, dapat dibudidayakan di daerah dengan ketinggian mulai dari 0 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut. Namun, tumbuhan ini hanya akan tumbuh baik jika mendapat sinar matahari yang cukup, suhu 38-40 derajat celcius, tanahnya berpasir dan cukup subur, karena karakteristiknya yang cukup banyak membutuhkan unsur hara.

Budidaya buah naga dapat dilakukan dengan teknik vegetatif (stek) maupun generatif (penyemaian biji). Pohon buah naga yang berusia tahunan, bisa mencapai ketinggian lebih dari 3 meter. Dengan perawatan yang cukup baik, tanaman ini akan mulai menghasilkan buah pada umur 11-17 bulan.

Di Indonesia, budidaya tanaman ini masih jarang dilakukan. Hingga saat ini, baru beberapa daerah saja yang memiliki pembudidayaan buah naga, yaitu Batam, Bandung, Wonogiri, Kulon Progo, Pasuruan, Malang, Jember, Banyuwangi, Mojokerto, Ponorogo, dan Kalibawang.

jus buah naga segar

Selain dibudidayakan dalam skala besar, buah ini juga bisa ditanam di halaman rumah, yang sekaligus berfungsi untuk memperindah taman. Biasanya, buah naga yang banyak ditanam di rumah adalah dari jenis Hylocereus undatus, yaitu berkulit merah dan daginya berwarna putih serta berbiji halus berwarna hitam.

Menanam buah naga di rumah bisa dilakukan dengan cara menanamnya di pot, dengan langkah-langkah berikut:

1. Menyiapkan Pot

Untuk menanam buah naga, sebaiknya pilih pot terbuat dari tanah liat. Hal ini penting untuk diperhatikan karena dalam proses tumbuhnya bunga, buah naga membutuhkan perubahan suhu yang drastis antara siang dan malam. Gunakan pot dengan diameter besar, minimal 40 cm. Semakin besar ukuran pot, akan semakin baik.

Baca juga  Peluang Usaha Jajanan Modal Kecil

2. Memasang Tiang Penopang

Tanaman buah naga tumbuh memanjang, sehingga dibutuhkan tiang penopang untuk menahan cabang yang sedang berbuah agar tidak roboh. Gunakan tiang dari kayu yang kokoh atau besi. Pada penanaman pertama, tiang ini dililit oleh beberapa pohon buah naga.

3. Menyiapkan Media Tanam

Media tanam yang baik untuk buah naga terdiri dari pasir, tanah, pupuk kandang, dan kompos, dengan perbandingan 2:1:3:1. Setelah media siap, siram dengan air sampai kondisi media menjadi jenuh. Biarkan selama 24 jam sebelum ditanami dengan buah naga.

4. Memilih Bibit

Ciri bibit yang baik adalah batangnya besar, sudah tua, dan bebas dari penyakit. Cara mudah untuk memilih bibit adalah dengan memilih batang atau cabang tanaman yang pernah berbuah minimal 3-4 kali dan memiliki panjang ideal kira-kira 30cm.

5. Menanam Bibit

Tanamlah bibit buah naga dengan kedalaman sekitar 10cm. Setelah itu, tekan-tekan media tanam di sekitar bibit agar tidak mudah roboh. Setelah disiram, letakkan pot di tempat yang terbuka agar tanaman buah naga mendapatkan sinar matahari langsung.

Seperti tanaman lainnya, terkadang ditemukan masalah dalam proses pembudidayaan buah naga. Dua masalah yang sering terjadi adalah pertumbuhan tunas dan batang yang lambat serta tanaman tidak berbuah.

jus buah naga

Lambatnya pertumbuhan tunas atau batang disebabkan oleh kurangnya unsur hara pada tanah atau media tanam yang digunakan. Untuk mengatasinya, lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang yang berasal dari kotoran ayam.

Masalah yang kedua, yaitu tanaman tidak kunjung berbuah yang bisa disebabkan oleh tiga hal, yaitu:

  • Penyebab pertama adalah kurangnya unsur hara pada media tanam. Untuk mengatasinya, lakukan pemupukan pada tanaman dewasa. Gunakan pupuk kandang dari kotoran kambing atau pupuk kemasan yang memiliki kandungan P (fosfor) lebih tinggi daripada N (nitrogen).
  • Penyebab kedua adalah kegagalan penyerbukan alami. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan penyerbukan manual, yaitu mengawinkan bunga buah naga.
  • Penyebab ketiga adalah busuk dan gugur pada bunga, yang dapat diatasi dengan memberikan KNO3 pada saat bakal bunga mulai muncul.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Naga

Buah naga temasuk jenis buah yang sangat kaya akan nutrisi. Komposisi zat gizi yang terdapat dalam 100 gram buah naga adalah:

  • Air: 87 gram
  • Protein: 1,1 gram
  • Serat: 0,71 gram
  • Kalsium: 134,5 miligram
  • Karbohidrat: 11,5 gram
  • Fosfor: 87 miligram
  • Zat besi: 0,65 miligram
  • Vitamin B1 atau tiamin: 0,04 miligram
  • Vitamin B12 atau riboflavin: 0,05 miligram
  • Vitamin B3 atau niasin: 0,16 miligram
  • Vitamin C: 9,4 miligram

Dengan kandungan nutrisi yang demikian banyak, buah naga sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh dan membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Tidak hanya buahnya, batang dan kulit buah naga juga dipercaya memiliki banyak kandungan vitamin dan zat yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Manfaat lain dari buah naga antara lain:

1. Menjaga Berat Badan

Buah naga mengandung serat dan protein tinggi, namun rendah lemak dan karbohidrat. Kandungan serat pada buah naga pun membantu melancarkan pencernaan dan membuat perut kenyang lebih lama. Jadi, bagi Anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan, mengonsumi buah naga secara rutin bisa menjadi alternatif menu diet harian.

2. Mencegah Penyakit Jantung

Selain melancarkan pencernaan, kandungan serta pada buah naga Fiber atau serat juga berfungsi untuk mencegah penyakit seperti serangan jantung, stroke, dan gangguan kardiovaskular. Serat akan menghambat terjadinya tumpukan lemak di pembuluh darah.

3. Mengatasi Anemia

Vitamin B12 (riboflavin) diperlukan oleh tubuh untuk membantu pembentukan sel darah merah. Oleh karena itu, mengonsumsi buah naga yang mengandung vitamin B2 tinggi, akan membantu mencegah terjadinya anemia atau penyakit kekurangan sel darah merah.

Baca juga  Cara Membuat Popcorn Ala Bioskop 21 Di Rumah Kamu Sendiri

jus buah naga

4. Mencegah Kanker

Buah naga sangat kaya akan phytoalbumin yang merupakan zat antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah sel-sel kanker berkembang dalam tubuh. Buah naga juga membantu proses pembuangan racun dari dalam tubuh atau detoksifikasi. Proses ini termasuk membuang racun-racun yang dapat memicu kanker.

5. Menguatkan Tulang dan Gigi

Tulang sangat penting bagi tubuh karena berfungsi sebagai pelindung dan penyangga tubuh. Tulang yang keropos akan membuat aktivitas menjadi terganggu, bahkan menimbulkan rasa sakit. Begitu juga dengan gigi. Buah naga mengandung kalsium dan fosfor yang tinggi. Kedua mineral ini sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi.

6. Mencegah Diabetes

Buah naga mengandung senyawa-senyawa seperti polifenol, karotenoid, tokoferol, dan glukosinolat, yang berfungsi membantu menurunkan gula darah. Selain itu, buah naga juga memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga dapat membantu mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah dalam tubuh.

7. Menurunkan Kolesterol

Gaya hidup dan pola makan yang buruk seringkali menimbulkan masalah kesehatan, salah satunya adalah kolesterol tinggi. Jika tidak diatasi, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah, termasuk buah naga, dapat membantu mencegah munculnya penyakit ini.

Buah naga mampu menurunkan kadar kolestrol karena kaya akan lemak tak jenuh ganda, omega-3, dan asam lemak omega-6 yang membantu menurunkan kolestrol. Ditambah dengan kandungan zat antioksidan yang tinggi, membuat buah naga sangat baik untuk melawan kolesterol berbahaya.

8. Menjaga Kesehatan Mata

Mengonsumsi buah naga juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata karena buah naga mengandung betakaroten. Betakaroten adalah zat yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, sehingga fungsi penglihatan dapat terjaga.

Cara Membuat Jus Buah Naga yang Praktis dan Segar

Ada dua jenis buah naga yang bisa dibuat menjadi jus, yaitu buah naga putih dan buah naga merah. Jus buah naga sangat baik dikonsumsi secara teratur.

Alat yang Dibutuhkan:

  • Blender
  • Gelas
  • Pisau
  • Sendok makan

Bahan:

  • Buah naga: 1 buah
  • Gula pasir atau madu: sesuai selera
  • Es batu yang diserut: secukupnya
  • Air: secukupnya

jus buah naga

Cara Membuat:

  1. Potong buah naga menjadi dua bagian.
  2. Kerok daging buah menggunakan sendok makan, kemudian masukkan ke dalam blender atau juicer.
  3. Tambahkan sedikit air dan gula pasir atau madu. Tutup blender dan nyalakan.
  4. Setelah agak lembut, masukkan es batu serut, nyalakan blender kembali.
  5. Jus buah naga segar siap dinikmati.

Untuk mendapatkan variasi rasa yang unik, jus buah naga juga bisa dikombinasikan dengan buah lainnya, seperti melon, jeruk, lemon, apel, pir, mangga, dan sejenisnya. Dengan menambahkan buah lain, Anda tidak perlu menambahkan gula pasir sebagai pemanis. Selamat memulai gaya hidup sehat dengan minum jus buah secara rutin.

 Pesan Sekarang Di Ramesia Mesin  

Customer Ramesia

 

Pin It on Pinterest

Shares