Makanan Khas Medan – Apa Saja Selain Bika Ambon?

Bika Ambon makanan khas medan

Makanan khas Medan – Medan, adalah salah satu kota di Indonesia yang terbesar setelah Jakarta dan Surabaya. Kota Medan juga dikenal sebagai kota yang mempunyai sejarah yang besar dan pesona budaya yang Beragam. Tetapi selain itu, kota Medan juga mempunyai hal menarik lainnya, seperti makanan khasnya. Di sana Anda akan menemukan berbagai macam makanan khas Medan, yang mempunyai cita rasa yang unik dan juga nikmat.

Kota medan yang dijuluki sebagai kota Melayu Deli ini, dijadikan destinasi para wisatawan untuk memburu berbagai macam makanan khas nya. Jika Anda sedang ingin atau sedang berada di Medan, tidak salah jika Anda mencoba mencari dan mencicipi makanan khas Medan, dijamin Anda tidak akan menyesal.

Tetapi, apa Anda tahu makanan khas Medan apa saja, yang terkenal dan mempunyai cita rasa yang lezat? Jika belum, Anda tidak perlu khawatir, karena kali ini kami akan memberikan kepada Anda, beberapa daftar makanan khas Medan yang terkenal dan mempunyai rasa yang enak. Tidak perlu berlama-lama lagi, berikut adalah daftarnya:

Makanan Khas Medan yang Terkenal

Bika Ambon makanan khas medan

  1. Bika Ambon

Jika Anda pernah berkunjung ke Medan, Anda pasti tahu makanan khas Medan yang satu ini. Yap, namanya adalah Bika Ambon. Makanan ini terkenal sebagai makanan khas Medan, walau namanya seperti berasal dari daerah Ambon, tetapi ternyata tidak. Masih ada sebagian orang yang beranggapan, bahwa makanan yang satu ini adalah makanan yang berasal dari Ambon, Maluku.

Nama Ambon yang diberikan kepada makanan ini, bukanlah karena tempat asal pembuatan nya berasal dari kota Ambon, tetapi nama Ambon diberikan dari sebuah nama jalan di Medan, yaitu Simpang Jl. Ambon-Sei Kera Medan, dari itulah asal makanan ini ada.

Makanan khas Medan ini mempunyai bentuk kotak dan berwarna kuning, dan terdapat lubang-lubang dan serat di kue nya. Di Medan, Anda bisa menemukan kue ini di banyak tempat, salah satunya adalah produsen bika ambon yang sudah terkenal, yaitu Bika Ambon Zulaikha. Di toko tersebut, Anda bisa menemukan berbagai macam rasa bika ambon, dari yang original, durian, keju, moka, pandan dan pandan keju. Anda bisa menemukan toko ini di Jalan Mojopahit No.62 dan 96 DEF.

Anda bisa membawa makanan ini dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 30.000 sampai Rp 50.000. Harga yang ditawarkan termasuk murah untuk Anda yang sedang berada di Medan, dan tidak mempunyai banyak uang untuk membeli oleh-oleh.

  1. Bolu Meranti

Makanan khas Medan yang selanjutnya adalah kue yang bernama bolu meranti. Memang, jika dilihat sekilas, kue ini mempunyai tampilan seperti kue bolu pada umumnya, dan tidak ada yang spesial pada kue ini. Tetapi semua pendapat itu akan hilang, jika Anda mencoba mencicipi kue yang satu ini.

Disaat Anda mencicipi nya, Anda akan merasakan kue yang mempunyai cita rasa yang lembut dan empuk, ditambah lagi dengan bermacam-macam isian seperti keju, nanas, moka, coklat, blueberry, strawberry, dan ada juga rasa abon, yang di mana akan membuat kue bolu ini mempunyai cita rasa yang unik, dan tidak ada di kue bolu lain.

Tetapi, untuk Anda yang ingin membawa kue bolu ini untuk oleh-oleh, Anda tidak membawa nya. Karena kue bolu ini tidak bisa bertahan lama, dan hanya bisa bertahan selama 3 hari saja. Jika dimasukkan ke dalam lemari es, akan bertahan lebih lama sekitar kurang lebih 7 hari. Kalau Anda membeli ini kue ini dan dimakan langsung, kue ini bisa menjadi makanan yang nikmat, apalagi disantap bersama keluarga tercinta.

Untuk Anda yang tertarik membeli kue bolu ini, Anda bisa mengunjungi toko kue nya langsung yang terletak di Jalan Sisingamangaraja No.19B, atau bisa langsung ke tempat pembuatan nya yang berlokasi di Jalan Kruing No. 2K. Untuk harga sendiri, makanan khas Medan ini dibanderol dengan harga yang cukup murah, yaitu sekitar Rp 40.000 sampai Rp 70.000. Murah sekali bukan? Mengingat rasanya yang enak di lidah, Anda tidak akan menyesal membeli kue bolu yang satu ini.

  1. Medan Napoleon

Selain bolu meranti, ada lagi kue khas Medan yang tidak kalah enaknya, yaitu adalah medan napoleon. Sama seperti bolu meranti, medan napoleon juga sejenis bolu yang terdiri dari 4 lapisan, yaitu 3 lapisan pastry yang di setiap selahnya diberikan selain, dan lapisan terakhir dibalut dengan bolu. Makanan ini juga tidak lupa diberi topping dan menghiasi seluruh bagian atas kue ini, sehingga kue ini tampak lebih menarik.

Soal rasa, medan napoleon memberikan Anda berbagai macam varian rasa, seperti durian, green tea, keju dan yang paling spesial adalah red velvet, di mana harganya lebih mahal dari rasa yang lain. Selain bermacam-macam rasa diberikan kue ini, Anda juga akan mendapatkan kerenyahan dari pastry dan tekstur lembut bolu, yang membuat medan napoleon ini sungguh membuat lidah Anda dimanjakan.

Untuk Anda yang ingin membeli kue ini, Anda harus merogoh kocek yang tidak terlalu mahal. Yaitu sebesar Rp 65.000 untuh harga termurah nya, sedangkan rasa red velvet memiliki harga yang lebih mahal. Tempat untuk membeli kue ini pun mudah, kunjungi saja tempat yang berlokasi di Jalan K.H Wahid Hasyim No.46/35, Babura.

  1. Pancake Durian

Masih dalam jenis jajanan, makanan khas Medan selanjutnya bernama pancake durian. Medan memang menjadi kota yang memiliki komuditas durian terbanyak, dan durian khas Medan sering menjadi incaran para pembeli di Indonesia. Tidak hanya memproduksi dan menjual durian saja, di Medan Anda juga akan menemukan berbagai hidangan dengan menggunakan bahan dasar durian, salah satunya adalah pancake durian.

Seperti namanya, makanan khas Medan yang satu ini terbuat menggunakan bahan dasar durian. Durian yang digunakan dalam makanan ini pun, harus menggunakan durian dengan kualitas terbaik, jadi jangan heran jika rasa yang diberikan begitu spesial. Kulit pancake yang tipis, membuat durian akan langsung lumer di dalam mulut ketika Anda mengigit nya. Tidak lupa juga dengan adanya daging durian yang banyak, sehingga rasa yang diberikan semakin lezat dan membuat ketagihan.

Tetapi disayangkan makanan ini tidak bisa bertahan cukup lama, bahkan hanya kurang lebih 9-10 jam saja ketika berada diluar rungan. Kalau dimasukkan di dalam kulkas, Anda bisa mendapatkan kue ini bertahan sekitar 7 hari, lebih lama dibanding diluar ruangan. Untuk harga yang dipatok untuk makanan ini memang agak mahal, tetapi mengingat makanan ini menggunakan durian berkualitas, Anda tidak akan berpikir dua kali lagi untuk membeli makanan ini.

Harga yang ditawarkan yaitu sekitar Rp 70.000 untuk satu kotak kecil, dan Rp 80.000 untuk satu kotak besar yang berisi 10 pancake. Bagi Anda pecinta durian, pasti berpikir bahwa makanan ini termasuk murah, mengingat sebenarnya harga durian memang terkenal mahal.

  1. Kolak Durian

Selain pancake durian, makanan khas Medan yang menggunakan bahan dasar durian selanjutnya adalah kolak durian. Dengan banyaknya produksi durian yang besar di Medan, janganlah heran jika Anda melihat banyak makanan yang menggunakan durian sebagai bahan dasarnya disana.

Selain dijual langsung utuh di Medan, durian juga diolah menjadi hidangan yang unik. Seperti yang kita tahu, bahwa pada umumnya kolak menggunakan pisang untuk bahannya. Tetapi tidak untuk di Medan, disana Anda akan mendapati sajian kolak yang berisi durian, ketan putih kukus, pisang kapok, dan jagung manis rebus. Untuk membuat kuah kolaknya, dibutuhkan santan kelapa dan gula aren yang dicampur menjadi satu adonan. Lebih mantap lagi jika menyantap makanan ini disaat dalam keadaan masih hangat.

  1. Soto Udang

Makanan khas Medan yang satu ini, menggunakan udang sebagai bahan dasarnya. Selain soto Madura, soto lamongan dan soto kudus, di Medan juga ada soto dengan ciri khas nya tersendiri. Soto udang ini mempunyai cita rasa yang unik, dan berbeda dengan soto pada umumnya.

Sebenarnya, soto udang ini tidaklah berbeda jauh dengan soto ayam. Tetapi ada yang membuat dia berbeda, yaitu adanya daging udang dan daging ayam yang sebelumya dibakar terlebih dahulu, baru setelah itu direbus. Dengan cita rasanya yang unik, Anda akan ketagihan setiap kali mencoba mencicipi makanan ini.

Selain rasanya yang unik, awal mula soto ini pun juga unik. Itu semua berawal dari ketidak sengajaan seorang pedagang soto, yang mengganti daging sapi dengan daging udang dan ayam, itu dikarenakan daging udang dan ayam bisa menjadi alternatif, untuk orang-orang yang memeluk agama budha dan hindu. Mereka yang memeluk agama budha dan hindu, tidak diperbolehkan memakan daging sapi.

  1. Bihun Bebek

Bihun memang makanan yang bisa dikreasikan menjadi bermacam-macam jenis makanan, misalnya seperti diolah dengan cara biasa, sampai dengan cara yang tidak biasa. Di Medan sendiri ada makanan yang menggunakan olahan bihun, yaitu bihun bebek. Bihun yang digunakan untuk makanan ini, terbuat dari tepung beras dan tepung kanji yang membuat tekstur dari bihun ini kenyal, layaknya tanghun.

Asal muasal penamaan bihun bebek berasal, dari suiran daging bebek yang menghiasi makanan ini. Kuah yang digunakan untuk makanan ini pun terbuat dari kaldu bebek, sehingga membuat nama bebek melekat sekali dengan makanan ini. Kuah kaldu yang digunakan tidak memiliki banyak lemak dan minyah, rasa kuah yang diberikan pun sangat ringan sekaligus mengeluarkan aroma khas yang sedap dan kuat.

Kaldu bebek yang digunakan juga ditemani oleh taburan daun kucai, yang berfungsi untuk mengurangi aroma amis bebek, sehingga segi rasa dan aroma seimbang. Selain taburan daun kucai, makanan ini juga ditemani dengan sambal yang mempunyai cita rasa pedas dan asam. Jika Anda tertarik dengan makanan ini, Anda bisa mengunjungi warung nya yang berlokasi di Jalan Kumango, Medan.

  1. Lemang

Selanjutnya, ada makanan khas Medan yang bernama lemang. Jika Anda sedang mencarinya, Anda bisa menemukan nya lebih mudah di Kota Tebing Tinggi, tetapi Anda juga bisa menemui nya di Medan, walau tidak sebanyak di Kota Tebing Tinggi. Lemang adalah makanan yang terbuat dari beras ketan, kemudian dicampurkan dengan santan lalu di bungkus dengan daun pisang. Jika sudah, selanjutnya dimasukkan ke dalam seruas bambu, terakhir dibakar.

Lemang bisa Anda konsumsi secara langsung, atau juga bisa dikonsumsi dengan ditemani lauk pauk lain. Sebagian orang juga mengkonsumsi lemang dengan cara unik, yaitu dengan selai, durian dan tape ketan. Lemang lebih mantap jika dikonsumsi ketika masih dalam keadaan hangat.

  1. Sayur Gurih Taucho

Selanjutnya, ada makanan khas Medan yang bernama sayur gurih taucho. Masyarakat Medan sering menyebut makanan ini dengan sebutan sayur gurih. Sayur gurih ini adalah makanan yang berkuah, dengan menggunakan santan sedang. Tidak hanya menggunakan santan sebagai kuah nya, makanan ini juga ditambah dengan taucho yang berfungsi sebagai penguat aroma, sehingga dapat membuat makanan ini lebih menggugah selera.

Makanan ini biasanya dijadikan pendamping ketupat ketika hari raya lebaran datang. Ketika Anda mencicipi makanan ini, Anda akan menemukan hidangan yang diisi dengan udang, daging sapi dan bumbu yang terbuat dari cabai merah, bawang merah dan putih, cabai giling, serai, cabai hijau, lengkuas dan jahe.

  1. Kue Putu Bambu

Kue putu, pasti Anda yang lahir di tahun 90an kebawah tahu makanan apa ini. Tetapi jangan salah, walau sekilas bentuk nya tidak jauh berbeda dengan kue putu pada umumnya, ternyata makanan khas Medan yang satu ini mempunyai ukuran yang lebih besar. Perbedaan nya hanya di ukuran nya saja, selain ukuran kue putu Medan ini sama dengan kue putuh pada umumnya.

  1. Bubur Pedas

Bubur pedas, apa yang terlintas dipikiran Anda tentang makanan ini? Rasanya pedas pastinya, dan tidak jauh berbeda dengan bubur pada umumnya. Tetapi sebenarnya ada yang unik dari makanan yang satu ini, jika bubur pada umumnya diberi nama menggunakan bahan dasarnya, bubur ini menggunakan rasanya sebagai namanya.

Di Medan ada kebiasaan yang unik, dan berkaitan dengan makanan ini. Yaitu ketika berbuka puasa, masyarakat Medan menyantap makanan ini yang bercita rasa pedas sebagai pembuka nya, tidak seperti biasanya yaitu menyantap hidangan yang manis terlebih dahulu. Bahkan, disaat bulan Ramadhan datang, banyak masjid yang membagikan makanan ini secara cuma-cuma untuk berbuka puasa.

  1. Manisan Bambu

Pada umumnya, buah jambu dikonsumsi secara langsung atau diolah untuk dijadikan rujak. Di Medan berbeda, mereka mengolah jambu biji untuk dijadikan manisan. Jenis jambu yang digunakan untuk makanan ini adalah jambu Bangkok, kemudian jambu-jambu itu dipotong menjadi 4 bagian, tidak lupa bijinya dihilangkan terlebih dahulu. Cita rasa renyah dan manis yang terdapat pada makanan ini, sungguh membuat ketagihan yang menyantap nya.

Nah, bagaimana? Apa Anda ingin mencicipi salah satu makanan yang ada diatas? Jika iya, makanan apa yang ingin Anda cicipi? Penulis sendiri ingin mencicipi pancake durian dan kolak durian. Alasan nya simple, yaitu penulis suka dengan makanan yang menggunakan durian sebagai bahan dasarnya. Cita rasa yang diberikan buah durian begitu manis dan lembut, sehingga membuat ketagihan.

Demikian artikel makanan khas Medan untuk Anda. Semoga dengan adanya artikel ini, dapat memberikan Anda pengetahuan tentang makanan khas Medan yang belum Anda ketahui, terutama untuk Anda yang ingin mencoba mencicipi makanan Khas Medan yang lezat dan terkenal. Sekian dan terima kasih telah membaca!

 Pesan Sekarang Di Ramesia Mesin  
Baca juga  Menu Pizza Hut, Harga Paket, dan Lokasi Cabang

Customer Ramesia

 

Pin It on Pinterest

Shares