7 Makanan Khas Solo Terbaik

Makanan Khas Solo

Makanan  khas Solo – Kuliner memang menjadi salah satu cara yang cocok, untuk mengenang sebuah perjalanan. Terutama untuk Anda yang sedang berkunjung atau ingin berkunjung ke Solo. Maka dari itu tidak afdol rasanya, jika tidak mencicipi kuliner makanan yang berada di sana.

Untuk Anda yang belum tahu apa saja makanan khas Solo yang terkenal dan mempunyai cita rasa yang lezat, tenang saja. Karena kami kali ini akan memberikan kepada Anda beberapa daftar makanan khas Solo, yang tidak boleh Anda lewatkan.

Jika mencoba kuliner yang ada di Solo adalah salah satu hal yang ingin Anda inginkan, maka Anda harus mengetahui dengan betul spot-spot kuliner yang terkenal di Kota Solo. Solo memang menyajikan banyak kuliner yang memanjakan lidah penikmat nya, selain itu harga yang dipatok pun terkenal tidak menguras kantong.

Jadi Anda yang ingin mencoba makanan khas Solo, Anda tidak perlu khawatir. Karena harga untuk satu porsi makanannya, mempunyai harga setengah harga makanan yang ada di ibu kota. Lalu, apa saja makanan khas Solo yang terkenal? Tanpa berbasa-basi lagi, berikut adalah daftar makanan khas Solo yang terkenal untuk Anda:

Makanan Khas Solo yang Terkenal

  1. Nasi LiwetMakanan Khas Solo

Makanan khas Solo yang satu ini adalah makanan yang paling terkenal, diantara berbagai macam jenis makanan khas Solo yang lain. Nasi liwet terbuat dari berbagai macam campuran, seperti daging ayam, nasi gurih, sayuran jipang, telur, santan kental (kumut), opor dan berbagai macam bahan-bahan lain yang nantinya akan disajikan diatas sebuah alas daun pisang.

Penyajian diatas alasnya pun sangatlah tradisional dan unik, di mana daun pisang yang akan dijadikan alas akan disematkan lidi terlebih dahulu, kemudian dibentuk menyerupai kerucut atau biasa dikenal dengan sebutan pincukan. Jika Anda ingin mencoba makanan ini, Anda bisa mengunjungi spot nasi liwet yang cukup terkenal di Solo, yaitu Nasi Liwet Wongso Lemu yang terletak di Keprabon, Jalan Teuku Umar.

Warung tersebut sudah berdiri lama sekali, yaitu sejaktahun 1950. Jadi jangan heran jika warung tersebut sudah terkenal, bahkan sampai terdengar sampai seluruh Pulau Jawa. Harga untuk satu porsi nasi liwet pun sangat murah, yaitu sekitar Rp 19.000. Dengan harga segitu, Anda sudah bisa menikmati makanan khas Solo yang lezat dan gurih.

  • Alamat     : Jl. Teuku Umar, Keprabon, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam buka : 16:00 – 02:00 WIB
  • Harga       : RP 6.000 – RP 22.000
  1. Serabi Notosuman

Serabi adalah makanan sejenis pancake dan adonannya terbuat dari santan, tepung beras, garam dan daun pAndan yang berfungsi sebagai pewangi. Serabi mempunyai tekstur yang kenyal tetapi lembut, dan mempunyai cita rasa yang legit. Serabi notosuman berbeda dengan serabi pada umumnya, yaitu serabi khas Solo ini disajikan tanpa menggunakan kuah manis, dan bentuknya lebih tipis sehingga rasa dari santannya lebih mendominasi.

Dinamai serabi notosuman bukanlah tanpa sebab, nama itu diberikan kepada makanan ini karena makanan khas Solo ini berkembang dengan pesat di daerah Notosuman, dari tahun 1926 sampai sekarang. Di sana banyak penjual serabi mengembangkan usaha awalnya, sehingga nama notosuman diambil untuk nama makanan khas Solo ini.

Jika Anda ingin mencari spot serabi notosuman, Anda datang saja ke spot yang bernama Serabi Notosuman Ny. Lidia. Di sana Anda bisa memesan 2 jenis serabi, yaitu serabi rasa coklat dan serabi polos. Serabi polos dipatok dengan harga lebih murah dibanding yang coklat, yaitu Rp 1.800 per buah, sedangkan serabi coklat dihargai sebesar Rp 2.000 per buahnya.

Untuk Anda yang ingin membeli banyak, Anda bisa membeli satu kotak yang berisi 5 buah. Harga 1 kotak serabi dipatok dengan harga Rp 12.000. Di dalam satu kotak itu, Anda akan menemukan serabi yang rasanya dicampur, seperti serabi polos dan serabi coklat. Cara pembuatan serabi ini pun masih sangatlah sederhana, proses nya pun masih tradisional.

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan serabi ini cukup sederhana, yaitu menggunakan santan dan tepung beras yang kemudian diaduk sampai rata menjadi adonan kue serabi. Karena makanan khas Solo ini tidak memakai bahan pengawet, makanan ini tidak bisa bertahan lama, yaitu sekitar 24 jam saja. Memang sebenarnya, kue serabi ini tidak diperuntukan untuk disimpan lama, karena dibuat untuk dimakan saat masih dalam keadaan hangat.

  • Alamat      : Jl. Mr. Moh. Yamin No.28, Jayengan, Serengan, Kota Surakarta
  • Jam buka  : 06:00 – 17:00 WIB
  • Harga        : RP 1.800 – RP 15.000
  1. Selat Solo

Makanan khas Solo yang akan kita bahas kali, adalah makanan yang paling terkenal. Bahkan, makanan ini sampai disajikan kepada Raja Salman saat dia berkunjung ke Indonesia. Makanan ini terdiri dari irisan daging seperti steak, lalu ditambah telur, potongan buncis, kentang dan wortel. Tidak lupa juga ditambah dengan kuah semur sebagai pelengkap.

Penamaan selat pada makanan ini disinyalir adalah lafal Jawa, yaitu dari kata “slaatje” dari Bahasa Belanda yang berarti “salad”. Kisah menyebutkan, di zaman penjajahan Belanda saat itu, warga pribumi Solo yang hidup pada masa itu tertarik dengan makanan yang disantap (salad) warga kulit putih. Dikarenakan warga pribumi solo memiliki lidah Jawa, maka dari itu mereka jadi kurang berkenan dengan cita rasa Belanda, sehingga pada akhirnya mereka merombak “salad” tersebut menjadi santapan yang kini kita kenal dengan nama selat Solo.

Salah satu warung yang terkenal dengan makanan selat solo nya, bernama Warung Selat Vien’s. Warung tersebut berlokasi di dekat Stasiun Solo Balapan, sehingga untuk Anda yang datang dengan menaiki kereta, Anda dengan mudah sampai ke warung tersebut. Di warung tersebut, Anda akan mendapatkan banyak keunggulan. Selain rasanya yang terkenal enak, di sana Anda bisa mendapatkan satu porsi selat dengan harga yang ramah di kantong.

Jika membandingkan warung lain dengan Warung Selat Vien’s, harga yang dipatok memang tergolong paling murah. Coba saja Anda bayangkan, dengan hanya membayar Rp 10.000 per porsi, Anda sudah bisa menikmati aneka macam selat Solo. Selain menjual selat Solo, Anda juga akan menemukan sup matahari khas Solo yang tidak kalah lezatnya dengan selat Solo.

  • Alamat     : Jl. Hasanuddin No. 99 D&E, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam buka : 07:30 – 17:00 WIB
  • Harga       : RP 3.000 – RP 15.000
  1. Gudeg Ceker

Gudeg Ceker makanan khas soloMakanan khas Solo yang akan kita bahas kali ini, terdiri dari krecek, nangka muda, telur, daging ayam dan cakar ayam atau ceker. Walau sama-sama menggunakan nama gudeg seperti Gudeg Yogya, tetapi rasa yang diberikan berbeda. Yaitu lebih menonjolkan rasa asin dan gurih, sedangkan gudeg Yogya didominasi dengan rasa manis.

Untuk dapat menimati hidangan ini, Anda datang saja ke spot gudeg ceker yang paling terkenal, yaitu bernama Gudeg Ceker Bu Kasno. Berbeda dengan kebanyakan warung yang buka di jam-jam sibuk, warung ini hanya buka tengah malam, yaitu pada pukul 01:00 sampai 07:00 WIB. Walau hanya buka pada malam hari, warung ini tidak berarti tidak menjadi incaran utama para pecinta kuliner, terutama yang suka dengan kuliner tengah malam.

Jangan heran jika setelah Anda datang kesana, Anda akan mendapatkan banyak deretan motor dan mobil yang terparkir di depan warung ini. Disaat Anda memasuki warung, Bu Kasno sudah siap melayani pesanan para pembeli. Di hadapan Bu Kasno sudah ada baskom-baskom yang berisi sambel goreng, gudeg, ceker ayam dan aneka lauk pauk lainnya, seperti telur pindang, ayam, dan tahu tempe.

Di sana Anda bisa memesan apapun sepuasnya, tidak jarang juga ada pembeli yang memesan cakar ayam sampai 10 buah. Keunikan dari warung ini terletak disaat Anda menyantap makanan nya, Anda tidak akan menemukan bangku atau meja di sana. Jadi Anda akan menyantap makanan Anda, dengan duduk berdempetan.

  • Alamat      : Jl. Wolter Monginsidi no 41-43, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam buka  : 01:00 – 07:00 WIB
  • Harga        : RP 5.000 – RP 25.000
  1. Timlo Solo

Timlo Solo adalah makanan khas Solo yang berisi ati ampela ayam, daging ayam, sosis goreng khas Solo, dan telur pindang khas kedai timlo. Keunikan dari sosis goreng Solo ini adalah karena bukan menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya, melainkan menggunakan kulit lumpia atau risoles yang kemudian dilipat menjadi seperti martabak dan digoreng.

Di dalam lipatan sosis tersebut, diberi daging ayam bagian dada yang terlebih dahulu disuwir. Selanjutnya sosis yang sudah digoreng tadi, disajikan dalam potongan kecil. Sosis inilah, yang membedakan makanan ini dengan makanan berkuah lainnya, seperti sup dan soto. Untuk Anda yang ingin mencicipi makanan ini, Anda datang saja ke warung makan Timlo Sastro. Warung tersebut berlokasi di salah satu sudut Pasar gede, lebih tepatnya di Jl. Pasar Geder Timur No.12, Balong, Solo.

Warung yang bernama Timlo Sastri ini juga dikenal oleh sebagian warga Solo, dengan sebutan Timlo Sastro Balong, itu dikarenakan warung tersebut terletak di daerah Balong. Di sana, Anda bisa memilih berbagai macam menu yang tersedia, dengan harga yang dipatok mulai dari Rp 7.000 untuk paket hemat, dan Rp 18.000 untuk paket lengkap nya.

Untuk satu paket lengkap, Anda akan menemukan makanan yang terdiri dari ati ampela, nasi, telur dan sosis solo. Sedangkan untuk paket hemat nya, Anda akan menemukan nasi dan kuah timlo saja. Untuk minuman, di sana terdapat beragam macam minuman dengan harga mulai dari Rp 2.000 sampai Rp 10.000. Anda bisa memesan minuman seperti teh manis hangat, es stroop, es teh manis, susu soda dan masih banyak lagi.

  • Alamat      : Jl. Kapten Mulyadi No.8, Sudiroprajan, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam buka  : 06:00 – 15:30 WIB
  • Harga        : RP 2.000 – RP 18.000
  1. Tahu Kupat

Tahu kupat adalah makanan khas Solo yang di dalam satu piringnya terdapt ketupat, mie basah, taoge/kecambah, bakwan goreng, tahu goreng hangat, dan taburan kacang goreng yang gurih. Semua bahan tersebut dicampur menjadi satu dan disajikan dengan bumbu kecap manis encer, rasa bawang goreng yang diberikan pun sangatlah pas.

Makanan ini biasanya disantap dengan tambahan telur dadar dan kerupuk yang renyah. Jika Anda adalah seorang yang suka dengan makanan pedas, maka Anda bisa memesan makanan ini dengan rasa pedas. Penjual akan memberikan tambahan ulekan cabai rawir merah didalamnya.

Spot tahu kupat yang pas dan terkenal di Solo, adalah warung yang bernama Warung Tahu Kupat Solihin. Penamaan tempat ini berasal dari nama masjid yang berlokasi tidak jauh dari warung tersebut, masjid Solihin, lebih tepatnya berada di pojokan Jalan Gajah Mada, Solo. Nama lain dari Warung Tahu Kupat Solihin adalah Warung Sido Mampir, jika diartikan dalam Bahasa Indonesia maka mempunyai arti mampir. Walau begitu, warung ini tetap menggunakan sebutan kupat tahu Solihin.

Warung ini sudah berdiri sejak lama, yaitu pada tahu 1977 dan sudah diakui sebagai warung kupat terenak di Solo. Untuk mendapatkan satu porsi tahu kupat biasa, Anda harus membelinya dengan harga Rp 7.000, sedangkan untuk satu porsi spesial memakai telur, Anda harus membayar sebesar Rp 10.000.

Ada satu hal yang membuat warung ini unik, yaitu keberadaan pengamen yang menetap di sana. Jadi pengamen tersebut bukan datang dan pergi, tetapi dia tetap di sana untuk menghibur para pengunjung yang datang ke warung. Bahkan, Anda juga me-request lagu yang Anda sukai untuk dinyanyikan pengamen tersebut, tetapi jangan sampai lupa untuk memberikan uang tips kepada mereka.

  • Alamat     : Jl. Gajah Mada No.95, Punggawan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam buka : 06:30 – 17:30 WIB
  • Harga       : RP 5.000 – RP 10.000
  1. Sate Buntel

Selanjutnya, ada makanan khas Solo yang dibuat dengan menggunakan daging kambing cincang, yang kemudian dibungkus dengan lemak kambing, barulah setelah itu dibakar. Itulah kenapa makanan khas Solo ini disebut dengan sate buntel. Buntel dalam Bahasa Jawa berarti bungkus, sama seperti makanan ini.

Salah satu spot yang paling terkenal untuk sate buntel nya, adalah tempat yang bernama Sate Kambing Bu Hj. Bejo. Di sana Anda akan menemukan berbagai macam makanan yang menggunakan olahan kambing, salah satunya adalah menu yang paling terkenal, yaitu tongseng buntel yang memadukan tongseng dengan daging buntel. Salah satu hal yang menarik dari warung ini adalah, presiden Indonesia yaitu Bapak Jokowi, menjadikan warung ini sebagai warung sate favorit nya.

Untuk satu porsi sate buntel, Anda harus merogoh kocek sebesar Rp 40.000. Walau harga nya sedikit mahal, tetapi itu semua sepadan dengan cita rasa yang diberikan. Anda akan menikmati makanan ini, sambil ditemani dengan iringan langgam-langgam Jawa. Pengelola warung di sana, memang secara khusus menyediakan dua pesinden yang akan menyanyikan lagu jawa untuk menghibur pengunjung.

  • Alamat      : Jl Sungai Sebakung, No 10, Pasar Kliwon, Kota Surakarta
  • Jam buka  : 07:00 – 13:00 WIB
  • Harga        : RP 5.000 – RP 40.000

Nah, bagaimana? Apa ada makanan diatas yang ingin Anda coba cicipi? Penulis sendiri ingin mencoba mencicipi serabi notosuman. Alasan nya sederhana, yaitu penasaran dengan rasa nya. Karena jujur, penulis sendiri belum pernah mencoba memakan serabi, apalagi serabi notosuman yang berasal dari Solo

Demikian artikel tentang makanan khas Solo untuk Anda. Semoga dengan adanya artikel ini, Anda menjadi terbantu untuk mengetahui apa saja makanan khas Solo, terutama untuk Anda yang sedang ingin mencoba makanan khas Solo yang terkenal. Sekian dan terima kasih telah membaca!

 
mesin es krim mini slimtech
Mesin Es Krim SlimTech Premium
   Pesan Sekarang Di Ramesia Mesin  
Baca juga  Makanan Khas Semarang - 8 Paling Rekomendasi!

Customer Ramesia

 

Pin It on Pinterest

Shares