Berkreasi Membuat Produk Unik dan Kreatif dengan Mesin Bubut Kayu

Ada berapa macam perabotan di rumah Anda yang dibuat dari bahan kayu? Mungkin ada lebih dari satu atau bahkan mungkin kebanyakan mebel yang Anda miliki justru terbuat dari kayu. Tahukah Anda, bahwa sebelum bisa digunakan sebagai mebel, maka kayu mesti diproses terlebih dulu dengan mesin bubut kayu? Simak ulasannya berikut ini.

Kayu adalah bagian pohon baik batang, ranting, atau cabang yang mengeras karena mengalami proses pengayuan (lignifikasi). Kayu banyak digunakan untuk membuat pintu dan jendela, perabot rumah tangga seperti kursi, meja, dan lemari, serta barang-barang kerajinan, hiasan, atau dekorasi. Sebagian besar benda-benda tersebut dibuat dengan menggunakan bantuan mesin bubut kayu.

Mengenal Jenis-Jenis Kayu Mebel

Ada banyak jenis kayu yang kita kenal. Namun, tidak semua jenis kayu dapat digunakan untuk membuat furnitur atau barang kerajinan. Hanya jenis kayu yang memiliki sifat tertentu yang bisa dimanfaatkan. Beberapa jenis kayu yang dikenal berkualitas bagus untuk dibuat menjadi produk meubel dan kerajinan adalah:

1. Kayu Jati

Sejak dahulu, kayu jati sudah dikenal luas sebagai kayu yang memiliki kualitas sangat bagus, yaitu kuat, kokoh, tahan hama, dan masa pakainya cukup lama. Tidak heran, kayu jati sangat populer di kalangan pelaku industri meubel. Meski harganya cukup mahal, perabot dari kayu jati tidak pernah kehilangan penggemar, bahkan ada orang yang fanatik terhadap kayu jati.

Kayu jati berasal dari pohon jati yang merupakan salah satu jenis tanaman keras, bisa berumur hingga ratusan tahun. Pohon jati tumbuh besar dan menjulang, dengan diameter mencapai 2 meter dan tinggi hingga 40 meter. Kayu jati yang bagus adalah kayu yang berasal dari pohon jati yang sudah berumur lebih dari 20 tahun.

Pohon jati sangat banyak terdapat di Indonesia. Pemanfaatan kayu jati yang paling banyak adalah sebagai bahan pembuat kusen dan daun pintu atau jendela, meja, kursi, lemari, tempat tidur, termasuk furniture outdoor karena kayu jati tahan terhadap cuaca. Produk kayu jati dari Jepara yang terkenal dengan ukirannya bahkan sudah cukup lama merambah pasar ekspor.

2. Kayu Mahoni

Di Eropa dan Amerika, kayu mahoni dikenal sebagai kayu yang mahal dan mewah. Serat kayunya halus dan beragam, terlihat semakin indah setelah dipoles dengan warna-warna klasik dan natural. Kayu mahoni tidak mudah menyusut atau berubah bentuk, sehingga selain untuk meubel, banyak juga digunakan untuk membuat alat musik seperti gitar dan lainnya.

Di Indonesia, kayu mahoni juga banyak digunakan di industri meubel. Sejak zaman Belanda, pohon mahoni yang tinggi besar ini sudah banyak ditanam sebagai pohon peneduh di pinggir jalan. Dibandingkan dengan kayu jati, harga kayu mahoni jauh lebih murah. Hal ini disebabkan kayu mahoni memiliki kelemahan yaitu mudah diserang hama.

3. Kayu Sonokeling

Kayu sonokeling merupakan tanaman asli Indonesia, khususnya Jawa. Kayu ini dikenal sebagai kayu yang mewah dan mahal, sehingga juga menjadi primadona industri meubel, selain kayu jati. Selain awet, kayu sonokeling adalah memiliki tekstur yang indah. Itu sebabnya, harga kayu ini cukup tinggi.

Pohon sonokeling merupakan tumbuhan berukuran sedang hingga besar, dengan diameter 1,5 meter dan tinggi 20-40 meter. Serat kayunya halus, memiliki pola dan warna yang indah, yaitu hitam keunguan berbelang cokelat kemerahan. Sayangnya, saat ini pohon sonokeling termasuk pohon langka yang semakin sulit didapat.

4. Kayu Sengon Laut

Meskipun kualitasnya tak sebaik kayu lain, kayu sengon laut juga banyak dipilih sebagai bahan baku industri mebel. Salah satu alasannya adalah karena pertumbuhannya yang cepat, bahkan diyakini sebagai tanaman yang pertumbuhannya paling cepat di dunia. Tak heran jika di Indonesia, pohon sengon laut banyak dibudidayakan.

Di Jawa Barat, kayu sengon laut digunakan untuk membuat beberapa bagian rumah. Sedangkan di Indonesia Timur, beberapa suku menggunakan kayu ini sebagai bahan pembuat perisai, karena kayunya ringan tetapi liat dan kuat. Sedangkan di era modern, kayu sengon laut digunakan sebagai bahan pembuat peti kemas, papan, dan bubur kertas.

 

5. Kayu Jabon

Seperti halnya sengon laut, pohon jabon juga termasuk tanaman yang tumbuh dengan cepat. Kelebihan lain pohon jabon adalah batangnya berbentuk silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat baik dan selama pertumbuhannya, batang akan rontok sendiri. Jadi, tidak dibutuhkan proses pemangkasan saat akan memanfaatkan kayu ini.

Ciri khas kayu jabon adalah berwarna putih kekuningan dan seratnya tidak terlihat. Karena itu, kayu ini sangat baik untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan kayu lapis atau plywood, selain mebel dan baran nonkonstruksi. Dengan keunggulan ini, kayu dan produk kayu jabon tidak sulit untuk dipasarkan.

Mesin Bubut Kayu

Dalam proses pengolahan kayu menjadi produk seperti meubel atau lainnya, dibutuhkan berbagai macam alat bantu. Salah satunya adalah mesin bubut kayu, yaitu mesin yang dirancang khusus untuk menghaluskan dan membentuk kayu dengan cara diputar. Dengan mesin ini, kayu bisa diubah menjadi berbagai macam bentuk yang menarik, artistik, dengan hasil yang rapi.

 

Mesin bubut kayu banyak digunakan oleh para pekerja bangunan maupun di pabrik kayu. biasanya, sentra industri kayu banyak dijumpai di tempat-tempat yang terdapat banyak kayu. Pengerjaan kayu menjadi barang meubel atau kerajinan menjadi lebih cepat dan mudah. Selain menghemat waktu, tenaga, dan biaya, mesin bubut kayu juga memiliki banyak kelebihan, yaitu:

  • Mudah digunakan.
  • Dibuat dari material yang berkualitas.
  • Memiliki pisau bubut yang bervariasi.
  • Efektif dan efisien.
  • Mesin sangat andal dan awet.

Prinsip dan Cara Kerja Mesin Bubut Kayu

Ari bubut adalah proses menyayat suatu benda dengan gerakan memutar. Pada industri kayu, mesin bubut bisa digunakan untuk mengupas kulit kayu, menghaluskan kayu, membentuk atau memahat kayu. Mesin bubut memiliki prinsip kerja mesin bubut yang terletak pada gerakan putar pada mesin, yang disesuaikan dengan sumbu putar.

 

Cara kerja mesin bubut adalah dengan menyentuhkan kayu ke arah pisau bubut. Untuk menghasilkan bentuk atau pahatan yang berbeda-beda, atur kecepatan putaran kayu dan kecepatan putaran pahatan. Bentuk dan ukuran pahatan yang berbeda juga bisa didapatkan dengan cara mengganti pisau bubut.

Namun, mesin bubut hanya akan bekerja optimal jika dilengkapi dengan bagian-bagian utama mesin, di antaranya:

  • Meja, kepala tetap, dan kepala lepas.
  • Sumbu utama: yaitu sumbu untuk meletakkan kayu yang akan dibubut.
  • Eretan: yaitu bagian yang berfungsi memberi tekanan pada benda, dengan kekuatan tekanan yang dapat diatur.
  • Pisau bubut
  • Tuas pengatur: untuk mengatur kecepatan putaran.
  • Tuas pembalik: untuk membalikkan arah putaran sumbu utama.

Spesifikasi Mesin Bubut Kayu

Mesin bubut kayu digunakan untuk menghasilkan produk kayu yang halus dan rapi. Karena itu, mesin ini dirancang dengan spesifikasi yang mampu memenuhi fungsi tersebut, yaitu:

  • Dimensi Mesin: 1.000x400x900 mm
  • Material Rangka: Besi Siku ukuran 4×4 cm
  • Sumber Energi: Listrik
  • Penggerak: Motor Listrik
  • Daya: 0,5 HP
  • Tegangan: 220V
  • Frekuensi: 50 Hz/60 Hz

Faktor keamanan dalam mengoperasikan mesin bubut kayu harus diperhatikan. Misalnya, mengoperasikan mesin sesuai dengan manual atau petunjuk yang diberikan, menggunakan kacamata pelindung, mematikan mesin ketika akan dibersihkan, tidak menghentikan putaran dengan tangan, dan lain-lain.