Memperluas Peluang Ekspor Produk Sabut dengan Mesin Pengupas Sabut Kelapa

mesin pengupas sabut kelapa

Sudah sejak lama pohon kelapa dikenal sebagai pohon yang multiguna dan multifungsi. Seluruh bagian dari pohon yang banyak terdapat di Indonesia ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk bagian sabutnya. Mesin pengupas sabut kelapa adalah salah satu alat bantu yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sabut kelapa ini.

Manfaat Sabut Kelapa

Sabut kelapa yang berbentuk serat-serat kasar merupakan kulit buah kelapa dan menjadi bagian terbesar dari buah kelapa. Dalam satu butir, sabut kelapa menyumbang berat hingga 35% dari keseluruhan berat buah kelapa. Hal ini menyebabkan sabut kelapa menjadi produk samping pengolahan kelapa yang jumlahnya cukup besar.

mesin pengupas sabut kelapa

Sabut kelapa banyak dijumpai di sentra-sentra industri pengolahan buah kelapa. Biasanya, sabut kelapa dianggap sebagai limbah yang tak berguna, sehingga sering kali dibuang atau dibakar. Padahal, dengan proses tertentu, sebenarnya sabut kelapa masih bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan.

Mengubah sabut kelapa menjadi sebuah produk akan meningkatkan nilai ekonomis sabut kelapa. Apalagi, peluang untuk mengekspor produk sabut kelapa masih sangat besar. Sayangnya, peluang ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Teknologi pengolahan serat sabut kelapa masih belum dikembangkan secara optimal.

Apa saja jenis pemanfaatan sabut kelapa? Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Bahan Pembuatan Barang Kerajinan

Sejak dulu, sabut kelapa telah banyak dimanfaatkan untuk membuat barang keperluan rumah tangga, seperti sapu dan keset. Selain itu, sabut kelapa banyak digunakan sebagai bahan pembuat aneka kerajinan dan produk kreatif, seperti tas, dompet, hiasan atau pajangan, karpet, bantal, bahkan untuk bahan pembuat spring bed, dashboard dan jok kendaraan.

2. Bahan Bakar

Sifatnya yang mudah terbakar membuat sabut kelapa sangat baik untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar, misalnya pada pembuatan arang dari batok kelapa. Bahkan, sabut kelapa juga banyak digunakan sebagai bahan bakar di restoran tradisional dan dalam industri pembuatan genting dan keramik.

3. Pupuk Organik dan Media Tanam

Cara membuatnya sangat mudah. Hanya dengan merendamnya dalam air selama 15 hari, sabut kelapa juga ternyata bisa menjadi pupuk organik yang sangat baik. Hal ini dikarenakan sabut kelapa memiliki kandungan unsur hara yang penting bagi tanaman.

mesin pengupas sabut kelapa

Dengan alasan yang sama, sabut kelapa juga sangat bagus untuk dijadikan sebagai media tanam. Di kalangan pecinta tanaman, media tanam dari sabut kelapa sangat disukai. Selain mengandung unsur hara, sabut kelapa juga mampu menyerap dan menyimpan air lebih banyak, sehingga menghemat pemakaian air.

Baca juga  Tips Memulai Usaha Donat Beku

4. Komponen Alat Penjernih Air

Pada alat penjernih air sederhana, sabut kelapa merupakan salah satu komponen yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang terdapat pada air. Serat sabut kelapa dapat menahan kotoran sehingga air menjadi jernih. Namun, serat sabut kelapa yang digunakan haruslah serat yang sudah dicuci bersih sehingga tidak mengandung kulit ari.

5. Briket Sabut Kelapa

Selama ini, mungkin orang hanya mengenal briket yang terbuat dari batu bara. Ternyata, sabut kelapa pun bisa dijadikan bahan pembuat briket. Bahkan, briket dari sabut kelapa ini bersifat ramah lingkungan dan harganya pun lebih ekonomis.

6. Menetralkan Bau Semen

Pada kolam ikan yang baru dibuat, biasanya akan timbul bau yang berasal dari lapisan semen. Jika tercampur dengan air, hal ini akan mengganggu perkembangbiakan ikan di dalamnya karena dapat menyebabkan kematian ikan. Sabut kelapa dapat dimanfaatkan untuk menetralisasi bau semen yang mengganggu.

7. Penahan Erosi

Sabut kelapa juga ternyata bisa dimanfaatkan untuk bahan konstruksi, salah satunya adalah sebagai penahan erosi pada daerah tebing dan areal bekas tambang. Namun sebelumnya, sabut kelapa harus diproses terlebih dahulu menjadi jaring sabut atau kelapa atau yang disebut dengan cocomesh.

Untuk membuat cocomesh, sabut kelapa dibuat menjadi tali sabut. Selanjutnya, tali sabut dianyam dengan ukuran lebar dan jarak tali tertentu, sehingga membentuk jaring. Selain untuk menahan erosi, cocomesh juga berguna untuk menghijaukan kembali area tambang.

mesin pengupas sabut kelapa

Mesin Pengupas Sabut Kelapa

Sejak dahulu, masyarakat telah memanfaatkan buah kelapa untuk berbagai keperluan, terutama untuk kebutuhan konsumsi. Tahapan pengupasan kelapa merupakan tahapan yang sulit dalam proses pengolahan buah kelapa. Pada masyarakat tradisional, proses pengupasan dilakukan secara manual dengan menggunakan berbagai alat, seperti pisau, golok, atau linggis tancap.

Cara manual tersebut memiliki berbagai kelemahan, di antaranya relatif sulit, membutuhkan waktu lama, dan memiliki risiko kecelakaan yang cukup besar akibat terkena pisau, golok, atau linggis. Namun, untuk skala kecil, cara manual ini mungkin masih bisa diandalkan. Itu sebabnya, hingga saat ini pun masih ada yang menggunakan cara tradisional untuk mengupas sabut kelapa.

Namun, jika berbicara skala industri, pengupasan manual tentu saja tidak bisa digunakan karena industri menuntut proses yang serba cepat. Apalagi, buah kelapa memiliki dua lapis kulit, yaitu sabut dan batok, yang sama-sama sulit untuk dikupas. Untuk itulah, kemudian diciptakan mesin pengupas kelapa, baik untuk mengupas sabut kelapa maupun batok kelapa.

Baca juga  Melihat Peluang Bisnis Donat Beku

Mesin pengupas sabut kelapa merupakan bagian dari rangkaian mesin pengupas kelapa. Mesin ini berfungsi memisahkan sabut kelapa dari batoknya secara lebih mudah, cepat, dan aman. Untuk pengolahan selanjutnya, kelapa yang sudah dikupas sabutnya diproses menggunakan mesin pengupas batok kelapa hingga didapatkan daging buah kelapa.

mesin pengupas sabut kelapa

Dibandingkan dengan cara manual, mesin ini memiliki banyak kelebihan, di antaranya:

  • Mempercepat proses pengupasan sabut kelapa, yaitu bisa 4-6 butir kelapa per menit, bahkan lebih, tergantung operator mesin.
  • Lebih aman, karena mesin dilengkapi transmisi kopling, sehingga roll akan berhenti jika tidak sedang mengupas.
  • Merupakan buatan dalam negeri, sehingga jika terjadi kerusakan, tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan spare part
  • Mudah dipindah-pindahkan karena ukuran mesin tidak terlalu besar.

Spesifikasi Mesin Pengupas Sabut Kelapa

Mesin pengupas sabut kelapa dirancang dengan spesifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan akan alat pengupas sabut kelapa yang dapat diandalkan, yaitu:

  • Fungsi: Untuk mengupas sabut kelapa dari batoknya
  • Dimensi: 800x600x1.000 mm
  • Kecepatan Pengupasan: 150-200 butir/jam
  • Mesin Penggerak: Motor Bensin 3 HP 1 Phase
  • Bahan Bakar: Bensin
  • Material Rangka Mesin: Besi Siku
  • Model Pisau: Vertikal dan Horizontal

Cara Kerja Mesin Pengupas Sabut Kelapa

Mesin pengupas sabut kelapa dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dioperasikan dengan sangat mudah. Cara kerja mesin ini sangat sederhana, sehingga tidak membutuhkan keahlian khusus untuk mengoperasikannya. Hanya dengan beberapa langkah saja, sabut kelapa akan terpisah dari batoknya.

mesin pengupas sabut kelapa

Pertama, nyalakan mesin pengupas sabut kelapa dan gigi pada mesin akan berputar. Masukkan buah kelapa ke dalam corong, atur dengan tuas agar posisi buah kelapa stabil. Secara otomatis, gigi akan mengupas sabut kelapa hingga seluruhnya terlepas dari batok kelapa.

Indonesia masih memiliki peluang besar untuk mengekspor produk sabut kelapa. Yang perlu dilakukan adalah meningkatkan produksi sabut kelapa yang salah satunya dilakukan dengan memperluas penggunaan mesin pengupas sabut kelapa. Selain itu, perlu dikembangkan juga jenis produk yang dihasilkan dengan cara melakukan diversifikasi produk.

  Pesan Sekarang Di Ramesia Mesin  

Customer Ramesia

 

Pin It on Pinterest

Shares