Membuka Peluang Ekspor Batu Alam dengan Teknologi Modern Mesin Potong Batu Gunung

Dalam ilmu geologi, batu diartikan sebagai benda padat yang terbentuk secara alami dari mineral atau minearloid. Dari berbagai jenis batu, batu gunung adalah salah satu jenis yang banyak dimanfaatkan, khususnya untuk kebutuhan konstruksi. Karena rata-rata berukuran sangat besar, dibutuhkan mesin potong batu gunung untuk memecahnya ke dalam ukuran yang lebih kecil.

Batu Gunung dan Kegunaannya

Batu gunung merupakan batu vulkanik yang berasal dari lava yang dimuntahkan oleh gunung berapi pada saat terjadi letusan. Salah satu karakteristik batu gunung adalah memiliki butiran-butiran kasar jika dipecahkan. Meskipun secara umum bersifat keras, batu gunung memiliki tingkat kekerasan yang berbeda-beda.

Sesuai namanya, batu gunung banyak terdapat di daerah perbukitan atau gunung aktif. Namun, bisa juga ditemukan di sepanjang daerah aliran sungai, yang memang biasanya merupakan jalur aliran lava pada saat gunung meletus. Karena ukurannya yang sangat besar, dibutuhkan alat untuk mengangkut batu-batu ini.

Batu gunung yang sudah dipecah dari bongkahan besar menjadi pecahan yang berukuran lebih kecil sering juga disebut sebagai dari batu belah. Batu ini pada umumnya memiliki warna abu-abu kehitaman atau cokelat keputihan, tergantung gunung tempat asal batu tersebut.

Batu gunung banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi bangunan maupun untuk diubah menjadi berbagai macam produk lain.

1. Konstruksi Bangunan

Bentuknya yang berupa bongkahan besar dan kuat sangat baik untuk digunakan sebagai pondasi bangunan, terutama untuk bangunan dengan ketinggian kurang dari 10 meter. Sedangkan batu gunung yang sudah dipecah digunakan dalam pembuatan jalan dan sebagai bahan campuran adukan cor.

2. Dekorasi dan Perlengkapan Rumah

Batu gunung banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat banyak aneka hiasan atau dekorasi dan perlengkapan rumah. Contohnya adalah pagar, lantai, dinding, carport, kolam renang, kursi, meja, kolam ikan, kamar mandi, pilar, jalan setapak, hiasan dinding, dan taman.

Batu gunung memiliki nilai estetika yang tinggi dan mampu memberikan sentuhan alami yang terlihat indah. Selain itu, batu ini juga merupakan batu keras dengan porositas rendah, sehingga tidak mudah kotor, karena debu atau kotoran lain tidak mudah menempel. Perawatannya pun sangat mudah, untuk membersihkannya cukup menggunakan air saja.

Penggunaan batu gunung atau batu belah sebagai dekorasi rumah maupun kantor kini menjadi tren yang semakin disukai. Tidak hanya untuk menghias interior, tetapi juga untuk kebutuhan luar ruangan. Hal ini dikarenakan batu gunung sangat tahan terhadap perubahan cuaca.

Sebagai bahan baku pembuatan berbagai macam produk, batu gunung memiliki banyak kelebihan dibandingkan bahan lainnya, yaitu:

  1. Memiliki daya tahan cukup lama.
  2. Ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan karena tidak beracun, tidak mengandung bahan kimia yang digunakan pada saat proses penggalian ataupun fabrikasi.
  3. Karena merupakan hasil murni dari alam, batu gunung memiliki keunikan yang tidak bisa ditiru.
  4. Dapat diperoleh dengan harga terjangkau.
  5. Perawatannya mudah.

Mesin Potong Batu Gunung

Untuk membuat hiasan dari batu gunung, terlebih dahulu batu gunung yang besar dipotong sehingga berbentuk lempengan. Selanjutnya, lempengan batu kemudian diubah menjadi berbagai macam produk, seperti lantai, dinding, keramik, cobek, hiasan dinding, pagar, taman, bahkan kursi dan meja.

Terdapat beberapa tipe mesin potong batu gunung. Perbedaan utamanya terletak pada ukuran pisau yang digunakan, mulai dari yang besar hingga yang kecil. Namun, perbedaan ini juga memengaruhi spesifikasi teknik masing-masing tipe mesin.

1. MPBG 28

  • Fungsi: memotong batu berukuran kecil, yaitu yang berdiameter 50-70 cm
  • Diameter Pisau: 28 inci (sekitar 70 cm)
  • Dimensi Mesin: 2 m x 1 m x 1,5 m
  • Material Rangka: UNP 100
  • Penggerak: Motor Listrik atau Diesel
  • Sumber Energi: Listrik (untuk motor listrik) atau Solar (untuk diesel)
  • Daya: 10 HP 3 Phase (untuk motor listrik) arau 30 HP (untuk diesel)
  • Tegangan Listrik: 220 V
  • Frekuensi Listrik: 50 Hz/60 Hz

2. MPBG 24

  • Fungsi: memotong batu berukuran kecil, yaitu yang berdiameter 40-60 cm
  • Diameter Pisau: 24 inci (sekitar 60 cm)
  • Dimensi Mesin: 1,5 m x 0,8 m x 1,5 m
  • Material Rangka: UNP 100
  • Penggerak: Motor Listrik atau Diesel
  • Sumber Energi: Listrik (untuk motor listrik) atau Solar (untuk diesel)
  • Daya: 10 HP 3 Phase (untuk motor listrik) arau 24 HP Dongfeng (untuk diesel)
  • Tegangan Listrik: 220 V
  • Frekuensi Listrik: 50 Hz/60 Hz

3. Tipe MPBG 16

  • Fungsi: memotong batu berukuran kecil, yaitu yang berdiameter 20-40 cm.
  • Diameter Pisau: 16 inci (sekitar 40 cm)
  • Dimensi Mesin: 1,5 m x 0,8 m x 1,5 m
  • Material Rangka: UNP 80
  • Penggerak: Motor Listrik atau Diesel
  • Sumber Energi: Listrik (untuk motor listrik) atau Solar (untuk diesel)
  • Daya: 5 HP 3 Phase (untuk motor listrik) arau 16 HP (untuk diesel)
  • Tegangan Listrik: 220 V
  • Frekuensi Listrik: 50 Hz/60 Hz

Cara Menggunakan Mesin Potong Batu Gunung

  • Langkah pertama, pastikan kondisi batu sesuai dengan produk yang akan dibuat dari batu tersebut. Misalnya, jika akan dibuat menjadi lantai/tegel, batu tidak boleh memiliki cacat di bagian dalam.
  • Sebelum memulai proses pemotongan batu menjadi bentuk lempengan, pastikan ukuran batu yang akan dipotong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Dalam hal ini, dibutuhkan pengalaman untuk bisa menentukan ukuran batu yang cocok dan yang tidak.
  • Pastikan juga pemotongan bisa dilakukan dengan tipe mesin yang digunakan.
  • Jika batu sudah memenuhi kriteria, lakukan persiapan bahan baku batu, yaitu dengan membentuk batu menjadi balok setengan jadi. Caranya bisa dengan ditatah, dicuplik, atau dibelah, dengan menggunakan alat-alat pahat manual.
  • Sebelum diletakkan di mesin pemotong batu, siram batu terlebih dahulu dengan air hingga basah seluruhnya. Tujuan penyiraman ini ada dua. Pertama, untuk mencegah debu yang menempel pada batu beterbangan pada saat proses pemotongan. Kedua, untuk membantu menjaga agar mesin, khususnya pada bagian pisau atau gergaji, tetap dingin. Penyiraman juga dilakukan selama proses pemotongan.
  • Selanjutnya, letakkan batu yang siap dipotong pada mesin pemotong batu gunung. Atur posisi batu, sesuaikan dengan posisi pisau atau gergaji agar hasil potongan nantinya sesuai dengan ketebalan yang diinginkan.
  • Nyalakan mesin, lalu arahkan batu hingga bersentuhan dengan pisau pemotong, dengan cara mendorong meja tempat meletakkan batu perlahan-lahan.
  • Jika sudah selesai, tarik kembali alas tempat meletakkan batu.
  • Ambil lempengan yang sudah dihasilkan dari proses pemotongan.
  • Ulangi kembali langkah-langkah di atas untuk membuat lempengan selanjutnya, sampai bongkahan batu terpotong semua.

Perkembangan dunia properti membuka peluang bisnis yang sangat baik bagi para pelaku usaha batu alam, termasuk batu gunung. Hingga saat ini, Indonesia sudah mengekspor batu alam ke 60 negara di dunia. Dengan dukungan mesin-mesin modern seperti mesin potong batu gunung ini, Anda pun bisa mengambil peluang menjadi salah satu eksportir batu alam.

   

     

Promo Pelanggan baru