Penipuan Online dan Bagaimana Cara Menghindarinya

Lindungi diri Anda dari upaya penipuan!

Bagi kebanyakan orang yang sudah familiar dengan internet, belanja online telah menjadi bagian tersendiri, dengan alasan praktis, juga kenyamanan. Jutaan orang “online” setiap harinya guna meneliti produk, melakukan komparasi dan pembelian dari ribuan pedagang online yang berbeda. Saat ini dengan teknologi web, sangat memungkinkan bagi kita untuk melakukan perbandingan sembari mencari penawaran terbaik dari sebuah produk. Ekonomis, murah, handal dan kriteria lainnya dari kriteria produk yang kita cari. Bahkan untuk sebuah produk yang biasanya sulit dicari, menjadi lebih mudah dengan bermodal koneksi internet.

Meski kenyamanan ketika hunting produk secara online dapat kita nikmati, namun tindak kejahatan cyber berikut beraneka jenis modus penipuannya tetap menjadi sebuah momok. Baik dengan cara konvensional, maupun cara yang canggih. Hal tersebut merupakan sinyalemen bagi kita untuk berupaya mengetahui lebih jauh agar berbelanja online tetap menjadi hal yang nyaman dan aman.

Dalam sebuah survei terungkap bahwa lebih dari 75% orang memiliki kekhawatiran ketika memberikan informasi pribadi secara online. Sebuah fakta yang tidak mengejutkan, mengingat masalah pencurian identitas sebagai sebuah bentuk awal tindak penipuan, memang merupakan hal yang sedang berkembang saat ini. Hal lain yang juga mendukung fakta di atas yaitu; lebih dari setengah jumlah tersebut tidak mengetahui apakah sebuah situs belanja online aman atau tidak.

Kekhawatiran ketika memulai berbelanja online adalah hal yang sah-sah saja. Namun kabar baiknya, beberapa fakta yang ada berikut tips dapat Anda terapkan sebagai upaya preventif. Meski tidak serta-merta; tindakan preventif, pengetahuan tentang keamanan, juga kesadaran yang ada, dapat menutup pintu penipuan online 100%, namun hal tersebut adalah sebuah usaha awal yang amat berarti guna mencegah tindakan si penipu.

ramesia_menghindari-penipuan

Berikut Ramesia Mesin Menyusun Hal-hal Mendasar yang Perlu Anda Waspadai dari Upaya Penipuan:

1. Waspada dari bentuk penawaran yang tidak wajar dan berbau bombastis, seperti harga yang sangat jauh lebih murah dari harga pasaran.

2. Perhatikan ejaan yang Anda ketik, jangan sampai karena kekeliruan beberapa jumlah huruf mengakibatkan Anda kehilangan uang yang besar! Kesalahan ejaan dapat dimanfaatkan oleh sang penipu. Pada kasus penipuan ini, si empu web palsu memanfaatkan kesalahan ejaan huruf, atau dikenal dengan nama “typo”. Contohnya: ramesia.com anda tulis ramensiamesin, kesalahannya dimana? huruf “n” yang ter-ketik. seharusnya ramesia, Anda tulis ramensia. Contoh lain: namabank Anda tulis manabank, huruf apa yang terbalik?

Akun Anda, password, bahkan nomor kartu kredit dan pin bisa dikantongi dengan mudah dalam hal ini! Penipuan ini masuk dalam kategori phising dalam dunia hacking.

3. Penolakan untuk melakukan transaksi di tempat, pada jangkauan mereka (Lokal, masih satu kota).

4. Pesan yang menyatakan Anda mendapatkan hadiah, souvenir, undian atau pemberian dalam bentuk apapun yang mengharuskan Anda mengirimkan sejumlah uang ke rekening tertentu, padahal Anda tidak pernah mengikuti undian apapun.

Biasanya upaya seperti ini, terlepas dikirim melalui email, konten web ataupun layanan sms, telah dibuat sedemikian rupa guna menarik perhatian Anda. Salah satunya mengarahkan Anda untuk mengunjungi situs web palsu, dimana penipu ini akan memberikan rekomendasi untuk mengirim sejumlah uang dari rekening Anda ke rekening mereka, ataupun dimulai dengan mengumpulkan data penting keuangan Anda. Atau mengaku dari pihak sebuah perusahaan, dengan mengambil keuntungan dari nama baik perusahaan tersebut untuk mengeksploitasinya guna kepentingan sang penipu. Bila Anda merasa ragu tentang keaslian pesan yang Anda terima, Anda dapat langsung me-recheck kepada perusahaan tersebut melalui line telepon resmi mereka.

5. Rajin-rajinlah update antivirus Anda! jangan lupa juga aktifkan firewall yang Anda miliki, baik di desktop PC, laptop, maupun mobile device (hand phone, tablet, dsj) Anda. Hal ini dapat meminimalisir spyware, malware, keylogging, dan semacamnya yang tidak Anda inginkan. Dengan spyware yang terpasang saja, data penjelajahan yang Anda lakukan dapat terkirim ke pembuat program ini, termasuk akun dan password.

Pada waktu lain, kita akan sambung kembali aspek yang perlu diwaspadai ketika berbelanja online agar terhindar dari penipuan.

Tinggalkan Balasan