Mau Makan Dimsum dengan Biaya Hemat? Coba Yuk, Resep Dimsum Udang Ini

Bagi para pecinta makanan oriental, nama “dimsum” pasti tidak asing lagi. Dimsum bisa dijumpai di restoran Chinese food, rumah makan, atau gerai-gerai khusus. Kudapan ini bisa dibuat menggunakan berbagai bahan utama. Jika Anda ingin belajar membuat dimsum sendiri di rumah, mulailah dari resep yang paling mudah, yaitu resep dimsum udang.

Mengenal Seluk Beluk Dimsum

Sebelum praktik membuat dimsum, tidak ada salahnya Anda mengenal sejarah makanan ini. Sejarah dimsum sudah sangat tua. Bangsa Cina sudah mengenalnya sejak ribuan tahun yang lalu, yaitu pada masa Dinasti Han (206 SM). Asal mula dimsum berkaitan erat dengan kebiasaan para petani, buruh, dan pedagang menghabiskan waktu sore dengan minum teh di kedai-kedai.

Tradisi minum teh di sore hari sudah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Cina. Di kalangan orang Kanton (Guangdong/Kwangtung) di Cina Selatan, kehadiran dimsum semakin memperkuat tradisi ini. Menikmati teh dan menyantap dimsum bersama teman menjadi rutinitas wajib di sore hari, yang dikenal dengan istilah yumcha.

Nama dimsum sendiri memiliki arti yang unik. Dalam bahasa Kanton, dimsum berarti “sedikit dari hati” atau “menyentuh hatimu”, yang berasal dari frasa yi dian xin yi yang artinya “sedikit cenderamata”. Pada perkembangannya, istilah dimsum, atau yang dalam bahasa Mandari disebut dianxin, digunakan untuk menyebut makanan kecil.

Pada abad ketiga, kebiasaan menikmati teh dan dimsum sempat menghilang ketika seorang tabib bernama Hua Tuo mengatakan bahwa kebiasaan tersebut bisa menyebabkan kegemukan. Namun, sebenarnya tradisi yumcha tidak pernah benar-benar ditinggalkan. Keberadaan dimsum tetap terpelihara, bahkan semakin dikenal.

Bagi masyarakat Tionghoa, khususnya di Hongkong, dimsum tidak hanya hadir sebagai teman minum teh di sore hari, tapi juga menjadi menu makan pagi atau brunch. Dimsum biasa disajikan dalam sebuah kukusan kecil dari bambu atau ditata di piring kecil.

Macam-Macam Dimsum

Perjalanan sejarah yang panjang telah melahirkan beraneka macam dimsum. Sejak abad ke-10, terdapat sekitar 2.000 jenis macam dimsum. Jadi jangan kaget kalau di sebuah restoran dimsum yang cukup besar, Anda disodori 100 pilihan jenis dimsum.

Apa pun jenisnya, dimsum tetap memiliki ciri khas, yaitu dibuat dalam ukuran kecil sehingga bisa disantap dalam sekali suap. Agar lebih menarik, tampilan dimsum pun dibuat seindah mungkin. Dimsum disajikan dengan memadukan keserasian bentuk, rasa, warna, dan aroma.

Bahan, cara memasak, dan rasa dimsum bermacam-macam. Bahan utamanya bisa berupa daging ayam, ikan, udang, dan ceker ayam. Dimsum dimasak dengan cara direbus atau digoreng, dengan dua rasa dominan, yaitu gurih dan manis. Beberapa jenis dimsum yang populer adalah Lo Ma Kai, Cheong Fan, Kuotie, Xiao Long Bao, Lumpia Udang Kulit Tahu, dan Onde-Onde.

Manfaat Mengonsumsi Dimsum Udang

Selain nikmat di lidah, mengonsumsi dimsum udang juga bermanfaat bagi tubuh. Hal ini dikarenakan udang merupakan sumber makanan yang memiliki banyak manfaat, yaitu:

1. Menambah Energi

Salah satu vitamin yang dikandung dalam udang adalah niasin atau vitamin B3. Niasin diperlukan untuk membantu proses pengubahan lemak, karbohidrat, dan protein menjadi energi tubuh.

2. Mencegah Anemia

Dalam proses pembentukan sel darah merah, tubuh membutuhkan zat besi.  Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan timbulnya penyakit anemia.

3. Mencegah Kanker

Udang memiliki kandungan mineral selenium yang dibutuhkan tubuh. Selenium berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi, serta mencegah kanker, termasuk kanker prostat.

4. Menguatkan Tulang

Kalsium dan fosfor yang terdapat dalam udang berguna untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang. Kekurangan dua mineral ini akan mengakibatkan nyeri dan osteoporosis.

5. Menurunkan Risiko Depresi

Seperti makanan laut lainnya, udang asam lemak esensial omega-3. Selain mencerdaskan otak, zat ini juga mampu memberikan perlindungan untuk melawan depresi dan memperbaiki mood.

6. Menjaga Kesehatan Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid yang dapat bekerja dengan baik akan meningkatkan aktivitas sel dan metabolisme tubuh. Untuk itu, tubuh perlu mendapat asupan mineral tembaga, yang bisa didapatkan dari udang.

7. Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Udang merupakan salah satu sumber protein herwani. Di dalam tubuh, protein dibutuhkan untuk pertumbuhan sel, termasuk sel kulit dan rambut.

Menjajal Bisnis Dimsum Udang

Dimsum tidak hanya enak dimakan, tapi juga menarik untuk dijadikan lahan bisnis. Minat masyarakat yang cukup tinggi menandakan peluang bisnis ini masih terbuka lebar. Dengan harga jual yang kompetitif, keuntungan yang didapat cukup menggiurkan.

Bisnis dimsum udang bisa dijalankan dengan dua pilihan, yaitu dengan memproduksi sendiri atau dengan cara mencari penyuplai dimsum. Cara mana pun yang dipilih, perhatikan tips berikut agar bisnis lancar dan sukses:

1. Mengelola Stok Dimsum

Tidak seperti untuk konsumsi sendiri, dimsum untuk kebutuhan usaha tentu harus tersedia dalam jumlah banyak sekaligus. Selain menjamin ketersediaan stok, cara ini juga penting untuk menghemat pengeluaran, karena biaya produksi atau harga beli dimsum dalam jumlah besar sudah tentu lebih murah.

Baik membuat sendiri maupun membeli dari penyuplai, Anda harus tahu cara yang paling tepat untuk mengelola stok dimsum, yaitu:

  • Simpan dimsum di dalam freezerdengan suhu minimal 18 derajat celcius.
  • Waktu penyimpanan dimsum di dalam freezer paling lama adalah 1 bulan.
  • Daya tahan dimsum setelah dikeluarkan dari freezer maksimal adalah 12 jam.
  • Jangan memanaskan dimsum terlalu lama, karena akan mengubah rasa, bentuk, warna dan teksturnya menjadi lebih lembek.
  • Dimsum jenis hakau harus dipanaskan hanya jika ada pesanan. Pemanasan dilakukan secukupnya saja. Pemanasan yang terlalu lama bisa menyebabkan dimsum pecah, sedangkan jika terlalu singkat dimsum menjadi kurang matang sehingga terasa kenyal dan keras.
  • Dimsum yang sudah terlanjur dipanaskan namun tidak terpakai harus didinginkan hingga mencapai suhu normal (suhu ruangan) sebelum dimasukkan kembali ke dalam freezer. Jika tidak, keesokan harinya dimsum akan rusak atau basi.
  • Rawat freezer dengan baik, dengan cara membersihkannya paling tidak dua minggu sekali dan usahakan tidak berpindah-pindah tempat. Jangan mengisi freezer terlalu penuh, maksimal 80% dari kapasitas freezer yang diisi.

2. Memilih Penyuplai

Memilih penyuplai yang tepat adalah poin yang sangat penting. Terutama jika Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis dimsum udang, tanpa harus repot membuat sendiri. Pilihlah penyuplai yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Memiliki skala produksi besar, yaitu mampu memproduksi lebih dari 5.000 porsi dalam sehari.
  • Mampu memproduksi lebih dari 25 varian menu dimsum dan setiap bulan minimal memproduksi satu menu baru. Kriteria ini penting untuk menjaga loyalitas konsumen, karena konsumen lebih menyukai menu yang bervariasi.
  • Mampu memegang komitmen yang disepakati dalam perjanjian kerja sama.
  • Profesional, yang dibuktikan dengan adanya sistem kerja yang baik.
  • Sudah memiliki gerai yang sukses dan sebaiknya Anda datangi agar bisa melihat secara langsung.

3. Tips Sukses Bisnis Dimsum Udang

Sama seperti bisnis lainnya, untuk mendapatkan kesuksesan dalam berbisnis dimsum udang, Anda perlu memperhatikan tiga hal di bawah ini:

  • Mengenal segmen pasar. Anda harus tahu, tipe konsumen yang cocok menjadi target bisnis dimsum adalah mereka yang aktif, memiliki hobi mencicipi aneka kuliner, dan menyukai makanan alternatif yang baru dan unik, lain dari biasanya.
  • Memilih lokasi yang strategis, yaitu lokasi yang ramai, banyak orang berlalu lalang dan beraktivitas, dan aksesnya mudah. Selain lokasi, gerai tempat berjualan juga harus diperhatikan. Konsumen tentu lebih menyukai tempat yang desainnya yang unik dan menarik, kebersihan dan kenyamanannya terjaga, suasananya pun tenang.
  • Melakukan promosi yang menarik. Meskipun dimsum banyak disukai berbagai kalangan, bukan berarti Anda tidak perlu melakukan promosi. Promosi harus terus dilakukan melalui berbagai media, dengan cara dan materi yang menarik.

Resep Dimsum Udang Praktis dan Enak

1. Membuat Dimsum Udang

Bahan:

  • 200 gram udang kupas
  • 1 potong daging ayam (pilih bagian dada)
  • 1 butir putih telur
  • 2 sendok makan tepung tapioka
  • 2 batang daun bawang (iris tipis)
  • 2 siung bawang putih (cincang halus)
  • 2 buah wortel (cincang halus)
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan minyak wijen
  • Garam, lada bubuk, gula pasir secukupnya
  • Kulit pangsit siap pakai secukupnya

Cara Membuat:

  1. Cuci udang kupas dan daging dada ayam sampai bersih, kemudian haluskan.
  2. Campurkan udang dan daging ayam dengan daun bawang iris, bawang putih cincang, dan wortel cincang, aduk hingga rata.
  3. Tutup adonan dengan rapat dan simpan di dalam lemari pendingin selama 1 jam.
  4. Ambil selembar kulit pangsit, isi dengan adonan secukupnya. Bentuk dimsum dengan cara melipat setiap ujungnya hingga saling menempel, rapikan. Lakukan sampai adonan habis.
  5. Siapkan kukusan, lapisi bagian saringan dengan daun pisang, panaskan.
  6. Masukkan dimsum udang ke dalam panci kukusan, beri jarak secukupnya, lalu kukus selama 20 menit.
  7. Angkat dan sajikan.

2. Membuat Kulit Pangsit

Bahan:

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 gram tepung tapioka
  • 1 butir telur ayam
  • 5 sendok makan air

Cara Membuat:

  1. Masukkan semua bahan, kecuali tepung tapioka, aduk hingga rata.
  2. Giling adonan hingga tipis, lalu lumuri dengan tepung tapioka.
  3. Bagi adonan menjadi dua bagian.
  4. Giling kembali hinga tipis sesuai ketebalan yang diinginkan.
  5. Potong-potong kulit pangsit menjadi beberapa bagian dengan ukuran sesuai selera.
  6. Kulit pangsit siap digunakan.

3. Membuat Saus Dimsum

Bahan:

  • 2 siung bawang putih rebus
  • 8 buah cabai merah keriting (dibuang isinya dan direbus)
  • 6 buah cabai rawit merah (direbus)
  • 1 sendok the tepung sagu (dilarutkan dalam 1 sendok teh air)
  • 150 ml air
  • 3 sendok makan gula pasir
  • Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Haluskan semua bahan, kecuali larutan tepung sagu.
  2. Masukkan semua bahan halus dan larutan tepung sagu ke dalam panci, didihkan sambil diaduk-aduk.
  3. Saus siap digunakan.

Sekarang ini, terutama bagi Anda yang tinggal di kota besar, memang sangat mudah mendapatkan dimsum udang. Namun, karena harganya relatif mahal, kenapa tidak berhemat dengan membuat sendiri? Siapa tahu setelah mahir mempraktikkan resep dimsum udang tersebut, Anda bisa menjadikannya sebagai lahan bisnis baru. Selamat mencoba!

   

     

Promo Pelanggan baru