Yuk, Kenalan dengan Tepung Jagung! Berbeda lho dari Tepung Maizena

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Tepung jagung merupakan produk olahan dari tanaman jagung. Jagung adalah salah satu hasil pertanian yang mengandung karbohidrat. Di dunia, jagung merupakan bahan makanan pokok yang menduduki urutan ketiga setelah gandum dan padi.

Tanaman jagung berasal dari Amerika, kemudian tersebar ke seluruh dunia berkat para pedagang yang berlayar mencari atau menjual barang dagangannya.Di Indonesia, jagung sangat mudah didapat dengan harga yang relatif murah.

Banyak dijual di pasar tradisional maupun supermarket. Banyak masyarakat Indonesia seperti di pulau Madura dan Sulawesi yang menjadikan jagung sebagai bahan makanan pokok utama pengganti nasi.

Tahukah kamu, selain menjadi bahan makanan pokok, jagung ternyata bisa diolah menjadi tepung? Ada dua jenis tepung yang hasil olahannya berasal dari jagung, yaitu tepung jagung dan tepung maizena.

Walaupun sama-sama terbuat dari jagung, ternyata kedua tepung ini sebenarnya berbeda, lho! Lantas, apakah perbedaannya?

Tepung maizena adalah tepung yang terbuat dari jagung yang melalui proses penggilingan yang kemudian menghasilkan tepung. Setelah itu, diambil saripatinya, diproses melalui perendaman dan fermentasi. Saripati itulah yang dinamakan dengan tepung maizena.

Tepung maizena memiliki ciri-ciri berwarna putih dan memiliki tekstur yang halus. Tepung ini dikenal bebas gluten sehingga aman dikonsumsi oleh penderita penyakit celiac dan penyakit penyimpan glikogen.

Tepung maizena dijual dalam bentuk kemasan kardus ataupun dikemas dalam plastik. Cocok dipakai untuk campuran adonan cake, cookies, gorengan, pengental sup, saus dan lainnya.

Sedangkan tepung jagung atau tepung polenta (colenta meal) memiliki ciri-ciri warna yang kuning dan tekstur yang kasar. Tepung jenis ini terbuat dari jagung putih kering yang digiling atau ditumbuk sampai menjadi tepung dengan butiran seperti pasir. Tepung polenta atau tepung jagung dijual dalam kemasan yang berukuran 250 gram sampai 1 kilo.

Terdapat dua macam tepung polenta yakni tepung polenta kuning dan tepung polenta putih, tetapi yang sering diolah ialah tepung polenta kuning. Nama polenta sendiri merupakan sebutan untuk hidangan dengan jenis bubur jagung yang berasal dari Italia Utara.

Tepung polenta sangat cocok untuk bubur, puding, campuran schotel, biskuit, cake dan camilan lainnya. Selain itu, sosis goreng dibalut dengan tepung yang tenar dengan nama corn dogs juga dibalut dengan adonan tepung polenta. Tepung polenta biasanya juga digunakan sebagai bahan baku tortilla.

Jika kamu sudah tahu perbedaan antara kedua tepung berbahan jagung, sekarang waktunya untuk mengenal lebih dalam tentang tepung jagung. Tulisan ini akan membahas mulai dari tekstur tepung jagung hingga cara pengolahannya seperti apa. Yuk, simak baik baik penjelasan di bawah ini.

Mengenal Tepung Jagung

Tepung jagung yang juga disebut dengan corn starch merupakan pati dari jagung asli yang sudah dikeringkan dan diubah menjadi bentuk bubuk. Warna tepung ini sedikit lebih keruh dibanding terigu, karena terpengaruh dari bahan bakunya. Tak hanya itu, jika dibanding dengan tepung biasa, tepung jagung tidak memiliki rasa.

Di Indonesia, tepung jagung juga sering disebut dengan maizena. Padahal maizena sendiri sebenarnya merupakan sebuah merek tepung jagung yang berasal dari Meksiko.

Tepung jagung zaman dahulu paling banyak digunakan untuk mencuci pakaian dan proses industri. Tapi kemudian tepung jagung juga digunakan untuk membuat sirup jagung dan juga pemanis lainnya.

Tak hanya itu, tepung jagung juga bisa digunakan untuk bahan makanan. Sebagai contohnya, dipakai untuk pengental sup. Bahkan, tepung jagung bisa meningkatkan penyerapan minyak dan kerenyahan ketika menggoreng nugget ayam.

Selain itu, tepung jagung dapat diolah menjadi bioplastik. Bahkan, bisa juga digunakan pada produk yang terbuat dari lateks seperti kondom dan sarung tangan medis.

Bagi Anda yang ingin diet ataupun mengidap alergi, tepung jagung lebih cocok dikonsumsi karena jenis tepung ini bebas gluten. Dibanding terigu, tepung jagung juga lebih kaya nutrisi seperti protein, kalsium, zat besi, dan juga fosfor. Tepung jagung  juga memiliki kandungan lemak yang lebih rendah sehingga baik untuk Anda yang ingin memulai hidup sehat.

Ada banyak cara mengolah tepung jagung. Jika Anda menjadikan tepung jagung sebagai bahan pengental untuk saus atau kuah, tinggal campurkan tepung ke dalam adonan. Namun agar lebih cepat larut, campurkan dulu tepung jagung dengan sedikit air sebelum dimasukkan ke adonan yang lebih banyak. Setelah itu, didihkan agar makanan bisa kental dengan sempurna.

Jika menggunakan tepung jagung untuk cake dan kue kering, Anda bisa mencampurkannya dengan tepung terigu menggunakan skala 1:3. Jadi ukuran tepung terigu 3 kali lebih banyak dari ukuran tepung jagung yang Anda gunakan.

Tepung jagung juga bisa digunakan sebagai pelapis makanan yang digoreng agar teksturnya lebih renyah. Misalnya saja untuk kentang goreng, Anda bisa menaburkan tepung di atas kentang yang akan digoreng.

Tepung jagung juga bisa dijadikan bahan untuk membuat saus vla dan juga custard sebagai isian kue maupun untuk pelengkap puding. Tinggal campurkan tepung jagung ke dalam adonan, kemudian simpan di dalam wadah tertutup setelah vla atau custard matang, untuk mencegah perubahan tekstur.

Untuk pemakaian sendiri maupun dijadikan bahan baku industri makanan, Anda bisa menggunakan tepung jagung dari Meelunie. Meelunie merupakan perusahaan Belanda yang didirikan di tahun 1867, berfokus pada budidaya serta pengolahan gandum dan kentang. Hingga saat ini, Meelunie berkembang menjadi perusahaan bahan pangan yang memproduksi berbagai jenis tepung pati, pemanis, dan juga protein yang banyak digunakan dalam industri makanan.

Penggunaan tepung jagung di dalam makanan memang akan memberikan tekstur yang lebih pas dan kenyal. Namun berhati-hatilah dalam menakar tepung jagung, sebab jika terlalu banyak bisa membuat makanan lebih cepat basi.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column]

-15%
Rp 750.000 Rp 637.500
-15%
Rp 1.175.000 Rp 998.750
Rp 6.450.000
[vc_column_text]

Manfaat Tepung Jagung

Tepung jagung punya manfaat luar biasa. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa tepung jenis ini dapat memutihkan sekaligus mencerahkan kulit wajah. Wah, kamu pasti penasaran, kan? Simak yuk, rangkuman manfaat tepung jagung di bawah ini!

1. Masker Wajah

Banyaknya wanita yang menggunakan tepung jagung sebagai masker, karena sebenarnya tepung jagung pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan tepung beras, tetapi kandungan vitamin A, B1, dan C di dalamnya mampu membuat kulit wajah tampak lebih putih, cerah dan bersih dari sebelumnya. Kulit sangat memerlukan vitamin A sebagai zat perlindungan dari radikal bebas dan vitamin C untuk menyembuhkan beberapa noda seperti bekas jerawat dan noda hitam di wajah.

2. Deodoran Ketiak

Tahukah Anda jika tepung jagung ternyata bisa dijadikan sebagai deodoran untuk ketiak? Deodoran ini sangat aman dan jauh dari bahan kimia berbahaya. Cara memakainya sangat mudah yaitu bersihkan daerah ketiak Anda dengan alkohol, apabila sudah kering, taburkan tepung jagung secukupnya di ketiak Anda.

3. Bedak Bayi

Tepung jagung memiliki sifat menyerap kelembapan dan bentuknya menyerupai bubuk. Karena itulah tepung jagung bisa menjadi bedak bayi yang menyerap keringat buah hati Anda.

4. Pengangkat Sel Kulit Mati

Gunakan tepung jagung sebagai scrub yang dapat mengangkat sel kulit mati pada kulit wajah dan badan Anda. Dengan tepung jagung bisa menghilangkan kusam dan membuat kulit Anda tampak lebih segar.

5. Pembersih Kulit Kepala dan Rambut

Tepung jagung juga bisa untuk membersihkan kulit kepala dan juga rambut. Anda hanya perlu menaburkan sedikit tepung jagung ke rambut Anda, lalu pijat agar minyak yang ada pada kulit kepala bisa terserap ke dalam jagung lalu bilas dan pakai shampoo, seperti biasa.

6. Pembasmi Garis-garis Halus pada Wajah

Anda bisa menyingkirkan garis-garis halus pada wajah dengan menggunakan tepung jagung. Caranya, campur ¼ gelas tepung dari jagung, 1 butir putih telur, dan 2 sendok makan susu murni, lalu bersihkan wajah dan aplikasikan campuran tersebut ke wajah Anda dan diamkan hingga kering selama kurang lebih 20 menit.

Setelah itu bilaslah dengan menggunakan air hangat. Niscaya, wajah Anda akan terasa lebih kencang dan garis-garis halus pada wajah menghilang.

7. Mengurangi Iritasi Pada Kulit

Dengan tepung jagung, Anda dapat mengurangi iritasi pada kulit yang terbakar akibat sinar matahari. Caranya sangat mudah dan sederhana, cukup campurkan sedikit tepung jagung dengan air putih dan aduk hingga mengental. Lalu oleskan campuran tersebut ke bagian kulit yang terbakar sinar matahari setelah itu bilas lah menggunakan air hangat.

Metode dalam Proses Produksi Tepung Jagung

Ada beberapa tahapan untuk memproduksi tepung jagung mulai dari dengan perendaman air hingga membuatnya dengan larutan kapur. Jika Anda ingin tahu, silahkan simak beberapa tahapan memproduksi jagung di bawah ini:

Pertama, proses pembuatan tepung jagung dimulai dengan pembarasan jagung pipilan (biji jagung). Sebelum biji jagung diproses menjadi tepung, harus dibersihkan dan dikeringkan 1-2 jam. Suhu untuk mengeringkan mencapai 50°C. Setelah kering, Anda bisa mulai menggiling untuk memisahkan kulit ari, lembaga, dan endosperm jagung. Hasil penggilingan itu lalu dikeringkan hingga kadar air mencapai 15 persen sampai 18 persen.

Kedua adalah dengan cara perendaman air. Pada tahapan ini, Anda harus merendam beras jagung selama 24 jam dengan air lalu tiriskan. Beras jagung yang sudah ditiriskan segera dijemur untuk kemudian digiling, setelah itu diayak dengan saringan 60 mesh hingga menghasilkan tepung. Tepung hasil pengayakan itu, kemudian dijemur di bawah sinar matahari dengan tujuan agar kandungan airnya turun.

Ketiga dengan metode larutan kapur. Pada metode ini, Anda merendam biji jagung dengan larutan kapur berkadar 5 persen. Perendaman ini berguna untuk melepaskan pericarp dalam jumlah besar selama 24 jam.

Saat proses perendaman, Anda bisa menambahkan Calcium Hidroksida (CaOH) atau lime dimana konsentrasi penambahannya tidak boleh lebih rendah dari lima persen. Biasanya konsentrasi penambahan lime hanya sekitar 1 persen saja. Penambahan lime ini bisa menghancurkan pericarp sekaligus juga bisa mengurangi jumlah mikroba, memperbaiki tekstur aroma, umur simpan tepung dan warna.

Cara pemrosesan tepung jagung yang kasar, tidak bersih dan higienis, serta tercemarnya jagung hasil olahan, harus Anda hindari. Hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas jagung agar tidak turun.

Selain itu, pemrosesan pengolahan tepung jagung yang memiliki kualitas tinggi harus memiliki syarat-syarat sesuai Standar Nasional Indonesia seperti bau, rasa, warna, cemaran benda asing, kehalusan, kadar air, abu, serat kasar, derajat asam, kandungan logam, mikroba.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_cta h2=”Masih Bingung Memilih Produk Mesin Miller Machine?” add_button=”bottom” btn_title=”Konsultasi Disini” btn_color=”green” btn_size=”lg” btn_align=”center” btn_i_icon_fontawesome=”fa fa-whatsapp” btn_button_block=”true” btn_add_icon=”true” btn_link=”url:https%3A%2F%2Fkunjungi.website%2Fchat-disini|||”]

Kamu bisa konsultasi dengan expert konsultan Ramesia.com untuk mendapatkan Rekomendasi Mengenai Mesin Miller Machine terbaik untuk Bisnis Anda.[/vc_cta][/vc_column][/vc_row]    

     

Promo Pelanggan baru