Tingginya Minat Masyarakat terhadap Daging Kepiting

Bisnis ialah lembaga yang menjual barang dan jasa kepada konsumen atau pembeli untuk memperoleh keuntungan. Ada tiga hal pokok dalam berbisnis yaitu: menghasilkan barang dan jasa, mencari profit dan memaksimalkan kebutuhan konsumen.

Dalam panggung perekonomian, bisnis mempunyai ciri-ciri yakni sebagai berikut:

1. Memiliki lembaga kemasyarakat serta ekonomi.
2. Berkaitan erat dengan pelbagai barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan manusia.
3. Mencari keuntungan
4. Menentukan harga yang sesuai.
5. Akan ada peluang menghadapi defisit.

Ada sejumlah ahli yang menyampaikan pendapatanya mengenai bisnis, diantaranya adalah:

Musselman dan Hooper
Bisnis merupakan keseluruhan dari aktifitas yang diorganisir oleh orang yang tidak memiliki urusan di dalam bidang industri serta perniagaan yang menyediakan barang atau jasa agar terpenuhi suatu keinginan dalam perbaikan kualitas hidup.

Owen
Bisnis yaitu suatu perusahaan yang berhubungan erat dengan distribusi dan produksi barang-barang yang nantinya dijual ke pasaran ataupun memberikan harga yang sesuai pada setiap jasanya.

Hunt dan Urwick
Bisnis adalah suatu bentuk dari kegiatan yang utamanya bertujuan dalam meraup keuntungan bagi yang mengusahakan atau yang berkepentingan di dalam terjadinya aktifitas tersebut.

Dari keempat ahli pakar bisnis diatas dapat diambil kesimpulan bahwa arti bisnis yaitu segala aktifitas atau bentuk aktifitas perdagangan barang atau jasa yang bertujuan untuk mencari atau meraih keuntungan kepada pihak yang berusaha secara senantiasa masih memberikan keuntungan.

Oke, Selanjutnya setelah memahami pengertian bisnis, potensi dan peluang bisnis, maka sudah saatnya untuk mengulas gagasan bisnis yang memiliki prospek yang bagus.

Sejatinya ada jutaan ide-ide bisnis yang memiliki prospek cerah jika dijalankan di Indonesia, terutama bisnis daging kepiting.

Kalau kita melihat pasar Indonesia, tentu ada banyak sekali peluang usaha daging yang bisa dijalankan oleh calon pebisnis yang menyukai bisnis daging. Masyarakat Indonesia sangat terkenal konsumtif dibanding negara-negara lain, termasuk dalam hal makanan daging olahan.

Dan Indonesia terkenal dengan berbagai jenis olahan daging yang beraneka macam dari penjuru daerah, mulai dari daging kelinci hingga daging sapi.

Perlu dimengerti peluang bisnis daging kepiting sangat luar biasa. Hal ini dapat kita pahami dari permintaan market yang senantiasa tinggi per periodenya. Terlebih pada hari-hari prei maupun hari besar.

Jadi sangat disayangkan jikalau kita tidak meraih potensi besar ini. Jikalau kita tidak memiliki uang yang gede, cukup jadi penjual saja. Kita bisa ambil daging dari pengusaha atau pemiliki daging. Semua daya dan upaya bisa dioptimalkan apabila kita mau untuk bersabar dan tidak pantang menyerah.

Kiat-kiat memulai bisnis daging kepiting cincang adalah sebagai berikut:

1. Mengerti Target Pasar
Target pasar terbagi dua yaitu

a. Konsumen Langsung
Konsumen langsung yaitu para pembeli daging kepiting beku yang peruntukannya memang untuk keperluan diri sendiri atau lebih jelasnya daging kepiting tersebut dijual kembali ke pembeli yang pertama.

Jenis konsumen langsung dalam bisnis daging kepiting diantaranya: orang yang ingin melakukan kenduri maupun pesta acara tertentu.

b. Konsumen Pedagang
Konsumen pedagang dalam bisnis daging kepiting yaitu pembeli daging kepiting di tempat Anda yang untuk dijual lagi. Baik dalam bentuk daging utuh maupun sebagai juamuan masakan.

2. Menentukan Bobot dan Daya Saing Harga
Dalam usaha jenis apapun, baik barang maupun jasa. Faktor kualitas yang optimal serta harga yang bersaing adalah ketentuan yang tidak bisa diubah. Agar bisnis yang Anda ikuti dapat berumur panjang dan terus diterima oleh pasar.

3. Tempat Bisnis
Pilihlah tempat usaha yang banyak pengunjungnya atau tempat yang dilalui banyak orang. Ketika memilih tempat bisnis juga harus untuk memperhitungkan modal yang nantinya dikeluarkan.

Contoh lokasi bisnis kuliner yang strategis seperti di sekitar sekolah atau kampus, kawasan perkantoran, wilayah pasar, pusat perbelanjaan, permukiman dan tempat wisata.