Bagaimana Cara Membuat Adonan Gorengan yang Renyah dan Enak?

Salah satu bisnis yang akan terus meningkat dan banyak dilirik adalah usaha di bidang makanan. Sebab makanan serta minuman adalah kebutuhan pokok semua orang yang dibutuhkan setiap hari. Oleh karena itu tidak heran bila di berbagai kota wisata terdapat banyak cafe, restaurant, warung tenda atau yang sejenisnya.

Untuk menggeluti bisnis di bidang kuliner (khususnya makanan) tentu tidak lepas dari yang namanya adonan. Adonan ialah hasil percampuran bahan baku sebelum diolah dengan berbagai cara seperti digoreng, dipanggang, dikukus atau didinginkan di lemari es.

Bila ditinjau dari komposisi bahannya, adonan dibagi menjadi dua kategori:

1. Adonan padat (dough)

Tepung sebagai bahan utama biasanya dicampur dengan air serta bahan-bahan lain seperti garam, ragi, telur, lemak sebelum diuleni menggunakan mesin atau tangan sehingga kalis (tidak lengket) dan dapat dibentuk, contohnya: adonan roti, donat, pizza, tortilla, pastry, spaghetti, berbagai varian kue kering, dan kulit untuk berbagai varian dimsum (bakpao, siomai, lumpia).

2. Adonan encer

Tepung sebagai bahan utama biasanya tidak dicampur dengan air, melainkan dicampur dengan susu, gula atau telur sebelum dicampur dengan mesin atau tangan hingga membentuk cairan yang encer dan kental seperti krim, contohnya: adonan cake, bolu, panekuk, wafel, pudding, beberapa jenis kue kering, berbagai jenis roti, dan beraneka ragam gorengan.

Namun bila ditinjau dari bahan dasar serta pembuatannya, adonan dapat dikategorikan dalam beberapa macam:

1. Adonan pasir

Adonan pasir adalah adonan yang cara membuatnya memakai 2 buah pisau dapur yang dipotong kecil-kecil hingga menyerupai butiran pasir dan diselesaikan dengan cara dibakar/dioven. Adonan pasir dapat dibagi menjadi 2 antara lain :

a. Adonan pasir rasa manis (Sugar pastry)

Adonan sugar pastry menggunakan bahan utama terigu, margarin, gula halus, dan kuning telur.

Contohnya: Putri salju, moka salju, nastar, bola nanas dll.

b. Adonan pasir rasa asin

Adonan short pastry menggunakan bahan dasar terigu, margarin, sedikit garam dapur dan kuning telur.

Contohnya: Kue krakeling asin, kastengel, bola keju dll.

2. Adonan rebus

Adonan rebus adalah adonan yang proses pembuatannya dengan cara direbus dan dimatangkan dengan cara direbus/dikukus, dioven dan digoreng.
Contoh adonan rebus: Berbagai jenis kue sus, Jenang, bubur manis/cendol, nagasari beras/hungkue.

3. Adonan Lembaran

Adonan lembaran adalah adonan yang cara membuatnya dengan digiling atau ditipiskan hingga menyerupai lembaran dan diselesaikan dengan cara dioven atau digoreng.
Adonan Lembaran ada dua macam:

a. Adonan Pai (Pastei)

Adonan Pie) menggunakan bahan dasar tepung terigu, margarin dingin, garam dan air yang dimatangkan dengan dioven dan berguna untuk kulit kue.

b. Adonan Feuillete/Bladerdeeg

Adonan Feuillete menggunakan bahan baku tepung terigu, korsvet (lemak padat) serta air dingin sehingga menghasilkan kue yang berlapis-lapis yang dimatangkan dengan cara digoreng atau dioven.

Contohnya: roti amandel, dll.

4. Adonan goreng

Adonan goreng adalah adonan yang dimatangkan dengan digoreng.
Adonan goreng terbagi menjadi 3 macam antara lain:

a. Adonan goreng biasa

Adonan ini menggunakan bahan baku tepung (tepung beras, terigu atau ketan) dan air (air santan atau air biasa).
Contoh: Pisang goring, mendoan, rempeyek, keripik tempe, dll.

b. Adonan fritur

Adonan fritur ialah adonan goreng yang pembuatannya didadar terlebih dahulu.
Contohnya: Macam-macam risoles atau lumpia.

c. Adonan beignet

Adonan beignet ialah adonan yang menggunakan bahan dasar terigu, telur, dan susu. Adonan beignet bentuknya agak kental dan biasanya digunakan untuk menggoreng buah-buahan seperti nanas, pisang, nangka dan apel.

5. Adonan bolu

Adonan bolu adalah adonan yang cara pembuatannya dengan dikocok atau dimixer dan diselesaikan dengan cara dikukus atau dioven.
Adonan bolu dibagi menjadi 4 jenis yaitu:

a. Adonan bolu biasa

Adonan bolu biasa ialah adonan yang tidak menggunakan lemak (mentega/margarin atau menggunakan lemak sedikit sehingga menghasilkan kue bolu yang teksturnya agak kasar (pori-pori kue terlihat besar).

b. Adonan bolu cake

Adonan bolu cake menggunakan bahan dasar tepung, telur, lemak dan gula dengan takaran yang sama dan dimatangkan dengan cara dikukus atau dioven.

Ciri-ciri cake yang bagus ialah mengembang, lunak, permukaan rata, teksturnya halus (pori-pori kecil), kulit tipis, dan warnanya coklat muda.

Contohnya: Cake salju, roll cake, lapis legit, cake mandarin, dll.

c. Adonan bolu moskovis

Adonan bolu moskovis adalah adonan bolu yang cara pembuatannya menggunakan lemak (mentega/margarin) yang didinginkan dahulu dengan es dan dimatangkan dengan oven. Tekstur bolu moscovis lebih halus dan lembut (pori-pori kue hampir tidak terlihat) jika dibandingkan adonan bolu cake.
Contohnya: Berbagai macam kue tart, kue tulban.

d. Adonan chiffon cake

Adonan chiffon cake adalah adonan yang bahan lemaknya tidak memakai margarin/mentega, tetapi memakai santan/minyak. Selain itu menggunakan bahan khusus misalnya cream of tartar.

6. Adonan Roti/Ragi

Adonan roti adalah adonan yang cara pembuatannya membutuhkan pengembangan dengan ragi, fermipan atau gist.

Adonan ragi dibagi menjadi tiga macam yaitu:

a. Adonan ragi cair untuk membuat berbagai macam terang bulan, kue apem, kue poffertjes, dll.

b. Adonan roti lembek untuk membuat kue olibol, ollehalen, bitterballen, cakwe, bolang-baling, dll.

c. Adonan roti padat untuk membuat macam-macam roti seperti donat, bakpao, roti tawar, roti isi, dll.

   

Hubungi Kami

     

Promo Pelanggan baru