Oven Kompor Terbaik untuk Memulai Bisnis Kue dan Roti

Oven Kompor Rumahan
ordernow-BQL-2018-ramadhan-ramesia
special-promo-ramesia-mesin-es-krim

OVEN KOMPOR

Anda tentu setuju bahwa perangkat terpenting dalam menjalankan bisnis kue dan roti adalah oven yang berkualitas. Bagi pebisnis pemula, keterbatasan anggaran akan membuat Anda harus berpikir masak-masak dalam membeli oven yang terjangkau. Dalam hal ini, oven kompor bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda.

Oven kompor kerap disebut juga sebagai oven tangkring. Penamaan ini berasal dari pemakaiannya yang diletakkan di atas kompor. Oven jenis ini pengoperasiannya masih manual. Kapasitas oven ini pun sesuai untuk bisnis rumahan hingga menengah.

Namun sebelum membahas lebih lanjut mengenai jenis oven yang satu ini, ada informasi tambahan yang patut Anda ketahui. Terdapat beberapa jenis oven yang biasa digunakan untuk kebutuhan bisnis rumahan.

Jenis-Jenis Oven untuk Bisnis Rumahan

Mesin Oven Gas, Oven Roti

Oven Konvensional

Jenis oven ini menyatu pada kompor gas. Letaknya di bagian bawah dari tungku kompor. Oven konvensional bisa didapatkan sepaket dengan kompor gas 4 tungku. Harga oven ini cukup mahal, tetapi sepadan mengingat oven sudah seperangkat dengan kompornya.

Kelebihan dari oven konvensional adalah bagian bagian body yang kuat dan kokoh. Pintu oven rapat dan menjamin mampu mempertahankan suhu di dalam oven dengan baik. Adanya fitur pengaturan waktu (timer), setelan suhu, dan lampu di bagian dalam membuat oven ini mudah dipakai. Selain itu, ukuran rak oven yang besar mampu menampung kapasitas produksi kue atau roti dalam jumlah cukup banyak.

Kelemahan dari oven ini adalah kadang terjadi pemanasan yang kurang merata. Akhirnya, hal ini menyebabkan makanan jadi tidak matang dengan merata.

Oven Konveksi

Oven ini hampir serupa dengan oven konvensional. Bedanya terletak pada fungsi kipas di bagian dalam oven. Kipas ini akan memutar udara panas di dalam oven. Fitur ini memungkinkan pemanasan terjadi secara merata. Makanan pun terpanggang dengan sempurna.

Memasak dengan oven jenis ini akan lebih cepat matang. Bahkan menghemat waktu hingga 20% dari menggunakan oven konvensional. Jenis oven ini cocok untuk membuat kue jeis pastry yang membutuhkan bagian luar yang garing.

Sayangnya, jenis oven konvensional sering membuat makanan menjadi kurang lembap. Makanan hasil panggangan biasanya relatif kering dan bertekstur kasar.

Oven Listrik

Sesuai namanya, oven ini mengandalkan sumber panas yang berasal dari daya listrik. Kapasitas yang besar dan body yang kokoh menjadikan oven listrik pilihan yang menarik untuk para pebisnis.

Harga oven ini di pasaran terbilang tinggi. Namun harga jual oven sepadan dengan kualitas hasil panggangannya. Oven listrik cocok untuk pebisnis yang telah mempunyai target produksi dalam jumlah tinggi. Sayangnya, oven listrik benar-benar membutuhkan kondisi listrik yang stabil saat digunakan.

Oven Gas

Oven jenis gas juga sesuai digunakan oleh pebisnis bakery. Lagi-lagi, oven ini pun sebaiknya digunakan tatkala bisnis telah berkembang dengan banyak pelanggan dan tingkat produksi rutin yang cukup tinggi.

Jenis oven ini menggunakan panas yang berasal dari gas LPG. Hal ini menjamin kualitas panggangan tetap lembut dan lembap. Kapasitas besar dan bermacam fitur telah disematkan pada oven gas. Bahkan saat ini, sudah ada oven gas yangn mengombinasikan penggunaan daya listrik. Tenaga listrik tersebut hanya digunakan untuk beberapa fitur otomatis yang akan memudahkan pengguna oven.

Oven Kompor

Oven kompor atau yang juga dikenal dengan oven tangkring (otang) adalah pilihan paling ekonomis dari semua jenis oven yang ada. Meskipun murah, tetapi kemampuan memanggang oven ini terbilang baik dan mumpuni untuk produksi kue dan roti skala kecil hingga menengah.

Sangat banyak produsen kue dan roti yang memilih untuk menggunakan oven kompor dengan alasan harga dan fleksibilitas. Fleksibel karena oven kompor bisa dipindahkan sesuai kebutuhan.

Anda yang mencari perangkat ideal untuk merintis bisnis roti dan kue bisa memilih oven kompor sebagai alternatif. Oven ini mudah didapat dan juga tidak banyak memakan tempat.

Apa Itu Oven Kompor

Oven Kompor Aluminium

Oven kompor merupakan jenis oven yang menggunakan panas bersumber dari kompor. Biasanya pemakaian oven ini dipadukan dengan kompor gas. Cara menggunakan oven kompor cukup mudah.

Tidak ada fitur khusus pada oven kompor ini. Seluruh pengaturan mulai dari suhu, waktu pemanggangan, harus Anda lakukan secara manual. Termometer tempel bisa digunakan untuk memastikan temperatur oven sesuai dengan kebutuhan Anda.

Oven jenis ini sangat populer pada bisnis roti dan kue skala rumahan hingga menengah. Oven kompor sangat sesuai untuk memanggang semua jenis kue, mulai dari kue-kue kering, tart, maupun roti.

Ada dua model oven tangkring yang bisa Anda temukan di pasaran. Pertama adalah yang memiiki bagian atas yang lurus. Oven kompor jenis ini tidak memiliki fungsi pengaturan panas di bagian rak atasnya.

Lain halnya dengan jenis kedua yang mempunyai bagian atas yang cekung. Bagian cekungan ini bisa diisi dengan arang yang sudah dipanaskan. Fungsinya adalah untuk memberikan panas tambahan pada rak bagian atas dari oven. Anda tinggal mengurangi atau menambahkan arang untuk mendapatkan suhu yang diinginkan.

Cara Menggunakan Oven Kompor

Bake Oven kompor
freeimages.com

Menggunakan oven kompor membutuhkan keterampilan khusus. Anda tak perlu cemas. Keterampilan ini sangat bisa dikuasai oleh siapa pun dalam waktu singkat. Semakin sering Anda memanggang, maka keterampilan dan kepekaan baking juga akan meningkat.

Baca juga  Daftar Oven Listrik Terbaik dengan Harga yang Terjangkau

Anda tidak perlu repot mencari tahu bagaimana cara pemakaian oven kompor dengan tepat. Karena kami telah merangkumkannya pada uraian di bawah ini.

  1. Letakkan oven tangkring di atas kompor. Pastikan posisinya rata. Jika terlihat miring atau tidak seimbang, ganjal bagian bawah oven menggunakan benda yang tidak mudah terbakar misalnya, batu bata.
  2. Untuk mengetahui temperatur dari oven, Anda bisa membeli termometer oven yang dijual di toko-toko perlengkapan memasak. Meskipun kini, beberapa oven kompor sudah dilengkapi dengan pengukur suhu.
  3. Saat Anda membuat adonan, nyalakan kompor dengan api kecil. Biarkan hingga oven menjadi panas, sampai suhu di termometer oven sesuai dengan kebutuhan Anda.
  4. Biasanya ada 3 rak dalam oven kompor. Rak paling bawah adalah yang bersuhu paling panas, sehingga sangat cocok untuk memanggang olahan ayam atau daging. Rak bagian tengah paling pas digunakan untuk memanggang kue, cake, atau roti.
  5. Saat pemanggangan dilakukan, Anda bisa memulainya dengan menggunakan rak tengah terlebih dulu. Ketika adonan mulai tampak hampir matang, Anda dapat memindahkan loyang ke rak paling atas. Dengan demikian kue atau roti akan matang secara merata.
  6. Sewaktu Anda akan memasukkan loyang berisi adonan ke dalam oven, pastikan untuk melakukannya dengan cepat. Karena kalau oven kompor dibiarkan terbuka terlalu lama, maka suhu panas di dalamnya akan cepat turun. Akibatnya adalah makanan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang. Anda juga bisa kesulitan untuk mempekirakan waktu pemanggangan makanan agar mencapai kematangan sempurna.
  7. Anda bisa mengantisipasi panas oven dengan menambahkan pasir yang dimasukkan ke dalam loyang, pada bagian bawah oven kompor. Hal ini akan mengurangi hawa panas yang dari oven kompor Anda.
  8. Oven kompor tidak mempunyai fitur timer. Oleh karena itu, Anda harus menjagai oven agar kue atau roti yang sedang dipanggang tidak gosong. Untuk menyiasati hal ini, Anda bisa menggunakan timer terpisah yang bisa didapatkan dari toko-toko perlengkapan masak.
  9. Setelah makanan matang, matikan kompor dan biarkan pintu oven terbuka. Tujuannya agar suhu cepat turun dan oven dapat dibersihkan sebelum Anda simpan.

Kelebihan Oven Kompor

Terlepas dari anggapan bahwa oven kompor merepotkan, ada beberapa kelebihan yang dimiliki oven jenis ini dibandingkan dengan yang lain. Berikut adalah kelebihan-kelebihan dari oven kompor:

1. Ekonomis

Bisnis roti dan kue sudah membutuhkan modal dari sisi pembelian bahan-bahan yang harus berkualitas dan segar. Dengan menggunakan oven kompor, Anda bisa berhemat dari beban produksi yang dianggarkan.

Tidak perlu memikirkan biaya listrik yang membengkak. Penggunaan oven tangkring tidak memerlukan daya listrik sama sekali. Oven tangkring sepenuhnya hanya menggunakan gas dari kompor Anda.

2. Proses Memanggang yang Stabil

Bila memakai oven listrik biasa, Anda harus waspada terhadap mati listrik. Bukan hanya itu, tegangan listrik pun harus selalu dalam kondisi stabil. Bila tidak, kue atau roti yang Anda panggang berisiko gagal. Lain halnya dengan oven kompor yang hanya membutuhkan gas dari kompor Anda.

3. Hasil Kue yang Tidak Kering

Salah satu keluhan dari para pengguna oven listrik adalah hasil panggangan yang lebih kering. Kelembapan adonan menurun dengan cepat pada pemanggangan menggunakan oven listrik.

Hal ini tidak akan Anda alami saat menggunakan oven kompor. Kue atau roti yang dipanggang akan tetap lembap dan lembut. Dalam hal ini, Anda memegang kendali sepenuhnya terhadap tingkat panas dari oven yang digunakan.

4. Melatih Kepekaan dan Keterampilan Baking

Keahlian Anda akan terasah seiring dengan frekuensi memanggang memakai oven kompor. Mengapa begitu? Karena, oven kompor menuntut ketelitian dan kecermatan pemakainya.

Anda harus responsif terhadap perubahan suhu oven. Anda juga mesti mampu mengukur durasi pemanggangan hingga adonan matang. Dalam hal ini, Anda bisa mengeluarkan tray pemanggang untuk melihat tingkat kematangan dari adonan yang sedang dimasak.

5. Mudah Dibersihkan

Kebanyakan oven kompor dibuat dari material alumunium yang tahan karat dan resisten terhadap suhu yang tinggi. Bahan ini dikenal mudah dibersihkan dari sisa adonan yang mungkin menempel pasca memanggang.

Terlebih oven jenis ini memang tidak memiliki mesin khusus. Hal ini menjadikannya lebih mudah untuk dirawat, bahkan tanpa bantuan teknisi ahli.

6. Mudah untuk Dibawa

Bobot oven kompor relatif lebih ringan ketimbang oven gas atau oven listrik. Oven jenis ini pun bisa Anda pindah tempat dengan mudah.

Siapa tahu sewaktu-waktu Anda butuh membawa oven kompor untuk kebutuhan produksi di tempat yang berbeda. Dalam hal ini, oven kompor akan menjadi alat yang mumpuni.

Harga Oven Kompor dan Spesifikasinya

Oven Roti

Kebanyakan pebisnis bakery pemula atau bisnis skala kecil hingga menengah memang melihat faktor harga dari oven kompor yang sangat terjangkau. Kapasitas produksinya pun terbilang mencukupi untuk skala industri rumahan.

Apalagi, bila Anda memproduksi kue dan roti dengan sistem purchased order. Artinya, Anda baru membuat panganan sesuai permintaan dan pesanan dari pelanggan. Atau jika Anda memfokuskan bisnis bakery untuk event musiman seperti, hari raya keagamaan atau perayaan nasional.

Baca juga  Mesin Taiyaki

Untuk itu, inilah variasi harga oven kompor berdasarkan spesifikasinya.

  • Oven Kompor Hock No.1

Oven berbobot 18 kg ini sudah memiliki alat pengukur suhu, sehingga Anda tidak perlu membeli termometer oven tambahan. Pada bagian atas oven sudah terdapat cekungan untuk meletakkan arang. Terdapat 3 rak dengan bonus 2 loyang, 1 kawat, dan 1 kaki untuk panggangan ayam. Harga oven dengan bahan anti karat dan berdimensi 47,5x55x43 cm ini adalah Rp1.000.000,00.

  • Oven Kompor Hock No.2

Oven berbobot 15 kg dan dimensi 55×47,5×43 cm ini dilengkapi dengan 3 rak dan tempat arang di bagian atasnya. Pengukur suhu telah tersedia berikut dengan 2 loyang, 1 kawat bakar, dan 1 kaki panggangan ayam. Harga yang dibandrol untuk oven kompor ini adalah Rp650.000,00.

  • Oven Kompor Hock No.3

Oven yang dilengkapi dengan pengatur suhu dan tempat arang di bagian atasnya ini, terdiri dari 3 rak. Oven dibuat dari bahan alumunium yang kuat dan anti karat. Dimensi oven adalah 45x35x39 cm dengan bobot 12 kg. Setiap pembelian oven kompor seharga Rp420.000,00 ini Anda akan memperoleh 2 loyang, 1 kawat alas, dan 1 kaki pemanggang ayam.

  • Oven Kompor Hock No.4

Oven seharga Rp360.000,00 ini terdiri dari 3 rak, tempat arang di bagian atas, dan juga pengukur suhu. Dengan bahan alumunium yang tahan karat, oven berukuran 40,5×31,5×35 cm dan bobot 8 kg, oven kompor ini telah sepaket dengan 2 loyang, 1 kawat alas, dan 1 kaki pemanggang ayam.

Tips Menggunakan Oven Kompor

Oven Kompor Roti dan Kue
freeimages.com

Selain memahami cara menggunakan oven kompor dengan tepat, Anda juga perlu mengetahui beberapa tips agar makanan terpanggang sempurna. Jika Anda tak cermat, makanan bisa tidak matang sepenuhnya karena panas yang tidak merata.

Berikut ini adalah beberapa tips yang penting untuk Anda lakukan saat menggunakan oven kompor.

Penggunaan Pertama Kali

Saat pertama akan menggunakan oven kompor, Anda harus memanaskannya terlebih dulu. Dalam hal ini, pemanasan harus dilakukan beberapa kali. Ketika oven dipanaskan akan timbul bau gosong.

Anda tak perlu cemas. Bau gosong sewajarnya muncul pada oven kompor baru. Setelah pemanasan beberapa kali—biasanya hingga 3 kali, maka bau gosong akan menghilang. Barulah oven kompor dapat Anda gunakan untuk memanggang masakan.

Posisi Oven

Oven harus berada dalam posisi rata ketika diletakkan di atas kompor. Jangan sampai posisi oven  miring atau tidak stabil. Selain berbahaya karena bisa saja oven bergeser dan terjatuh, panas di bagian dalam oven juga menjadi tidak rata.

Oven yang posisinya miring biasanya menjadikan tingkat kematangan kue, roti atau pun masakan lain tidak terpanggang dengan baik. Ada yang matang separuh bagian saja, atau justru gosong sebagian.

Selain tidak boleh miring, posisi oven juga mesti kokoh. Peletakan oven agar kokoh bisa dibantu dengan pengganjal berupa batu bata atau benda lain yang tidak mudah terbakar.

Lokasi Menggunakan Oven

Jika Anda menggunakan oven di ruangan terbuka, sebaiknya siapkan partisi kecil untuk diletakkan di bagian belakang serta samping kanan dan kiri dari oven. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi api kompor menjadi tidak stabil karena pengaruh angin.

Ukuran Loyang

Pastikan Anda mengukur dan mengetahui secara pasti ukuran di bagian dalam oven. Tepatnya, ukuran rak. Hal ini akan memudahkan Anda memilih ukuran loyang yang pas dan muat ke dalam oven.

Kesalahan yang kadang terjadi adalah orang mengukur lebar oven secara keseluruhan. Akhirnya, loyang yang mereka pilih kebesaran dan tidak muat untuk masuk ke dalam oven.

Meratakan Panas

Untuk meratakan panas dari oven sekaligus mengantisipasi suhu oven yang terlalu tinggi, Anda bisa menggunakan loyang berisi pasir. Loyang yang telah Anda isi dengan pasir bersih dapat diletakkan di bagian paling bawah dari oven atau di rak oven bagian bawah.

Jika Anda kesulitan untuk menemukan pasir bersih yang bisa digunakan, masih ada solusi lain. Isilah loyang dengan air bersih, kemudian letakkan di bagian paling bawah dari oven. Saat air mulai kering, isilah kembali. Lakukan demikian seterusnya sesuai tingkat suhu dari oven saat Anda menggunakannya.

Jenis Kompor yang Digunakan

Bila Anda menggunakan kompor gas, maka tidak perlu mencemaskan bau jelaga. Lain halnya jika Anda menggunakan kompor minyak tanah.

Pastikan Anda selalu memeriksa kondisi sumbu minyak dari waktu ke waktu. Karena jika sumbu kompor dalam kondisi tidak terawat, maka makanan yang Anda panggang berisiko terkena bau jelaga. Hal ini pasti akan menurunkan kualitas rasa kue dan roti Anda.

Jangan ragu untuk menanyakan pilihan oven kompor terbaik untuk usaha Anda kepada kami. Anda dapat menghubungi kami sewaktu-waktu untuk pembelian. Layanan purna jual kami pun tersedia untuk Anda.

 
mesin es krim mini slimtech
Mesin Es Krim SlimTech Premium
   Pesan Sekarang Di Ramesia Mesin  

Customer Ramesia

 

Pin It on Pinterest

Shares