Menilik Rahasia di Balik Daya Tarik Peluang Usaha Ternak

Pernah terpikir untuk melirik peluang usaha ternak? Bila ya, maka artikel ini tepat untuk Anda ulas hingga tuntas.

Mungkin banyak yang mengira bahwa menjalankan usaha ternak itu sulit. Mulai dari pembelian ternak unggul, pakan berkualitas, lahan untuk kandang, hingga cek kesehatan ternak secara teratur. Belum lagi bila ternak ada yang mati karena sakit, sehingga merugi.

Padahal, bila dilirik lebih jauh, peluang usaha ternak patut dicoba. Selain bernilai ekonomis, hewan ternak bisa dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari, bahan baku produksi, dan masih banyak lagi. Jadi, Anda tidak perlu lagi berbelanja produk hewani ke pasar atau supermarket. ‘Kan sudah punya stok sendiri.

Beruntunglah Indonesia termasuk negara tropis dengan kekayaan alam yang melimpah. Tidak hanya beragam hewan ternak, tanaman seperti rumput yang bisa menjadi pakan alami mereka juga ada. Pakan alami lain, yaitu: hewan-hewan yang lebih kecil, juga ada.

Tentu saja, agar peluang usaha ternak Anda berjalan lancar, Anda butuh lahan yang besar. Yang paling ideal adalah di daerah pedesaan. Tidak hanya masih banyak lahan hijau, ternak juga lebih sehat dengan udara segar dan bebas polusi.

Peluang Usaha Ternak yang Dapat Menguntungkan dalam Waktu Singkat

Ada yang berpendapat bahwa investasi usaha ternak pasti memakan waktu cukup lama. Alasannya karena harus menunggu hewan tersebut tumbuh besar agar siap berproduksi. Selain itu, bila unggas hanya bertelur sedikit atau mamalia beranak sedikit, penghasilan mereka dapat terhambat.

Padahal, selama memiliki manajemen yang baik dalam berbisnis, Anda dapat memanfaatkan peluang usaha ternak dengan baik. Ada usaha ternak yang dapat menguntungkan dalam waktu singkat. Inilah kelima (5) contoh usaha ternak tersebut:

1. Ternak Ayam

Ayam merupakan jenis unggas paling favorit untuk dijadikan komoditi usaha ternak. Selain lebih mudah didapatkan, lahan untuk memelihara ayam juga lebih banyak pilihan. Mau di lahan belakang rumah daerah perkotaan masih bisa. Mau di lahan luas pedesaan juga bisa.

Tentu saja, produksi ternak ayam lebih besar hanya bisa didapatkan bila lahan untuk kandang mereka lebih luas. Ayam juga banyak menjadi pilihan karena permintaan daging dan telurnya yang sangat tinggi. Banyak menu makanan yang dibuat dari telur dan membutuhkan daging ayam sebagai lauk. Proteinnya juga sangat tinggi.

Permintaan tertinggi untuk daging dan telur ayam biasanya terjadi menjelang perayaan Idul Fitri. Tahu sendiri ‘kan, banyak yang suka makan ketupat dengan opor ayam?

2. Ternak Bebek

Setelah ayam, bebek menempati urutan kedua sebagai unggas favorit dalam peluang usaha ternak. Sama seperti ayam, memelihara bebek juga bisa di mana saja. Mau di halaman belakang rumah daerah perkotaan atau di desa juga bisa.

Bedanya, hati-hati saat melepas bebek untuk berjalan-jalan. Jangan sampai mereka mematuk kaki orang lewat.

Daging dan telur bebek juga sangat diminati. Apalagi, harga telur bebek justru lebih tinggi daripada telur ayam. Dagingnya juga lebih gurih saat dimasak. Mengingat banyak sekali menu masakan Tiongkok yang menggunakan daging bebek sebagai bahan pangan, permintaan produksi hewani ini akan selalu ada.

3. Ternak Kambing

Bila produksi ayam laku keras menjelang Idul Fitri, maka peluang usaha ternak kambing paling besar menjelang Idul Adha. Banyak sekali umat Muslim yang berbondong-bondong membeli kambing untuk menunaikan ibadah kurban. Ada juga yang membelinya khusus untuk menghidangkan menu kambing di rumah.

Memelihara kambing juga tidak susah, selama Anda selalu punya pasokan rumput untuk mereka. Kambing bisa dikandangkan maupun dibiarkan bebas di lahan berumput. Selain Idul Adha, kambing juga banyak dicari untuk acara-acara lain, seperti: khitanan (upacara sunatan), pernikahan, dan masih banyak lagi.

Selain ayam dan bebek, ragam menu kambing juga banyak beredar. Baik di rumah maupun tempat makan lain, Anda bisa menemukan sate, soto, nasi goreng, hingga gulai kambing.

4. Ternak Ikan Lele

Suka makan di warung pecel? Selain ayam, biasanya warung pecel juga menemukan pecel lele. Nah, banyaknya warung pecel seperti ini juga menandakan satu hal:

Peluang usaha ternak ikan lele juga luar biasa besar keuntungannya. Bahkan, keuntungan pun bisa didapat sesingkat minimal tiga bulan. Selain itu, lahan yang dibutuhkan juga tidak banyak. Anda bisa membuat kolam sendiri di halaman belakang rumah. Jika lahan masih terlalu sempit, kolam berbatas kain terpal juga bisa dibuat.

Mengingat ikan lele termasuk hewan omnivora, Anda bisa memberi mereka makan apa pun. Namun bila ingin ikan lele berkualitas dan aman dikonsumsi, sebaiknya berilah pangan yang benar-benar sehat untuk ikan ini.

5. Ternak Belut

Tidak perlu mengimpor belut bila bisa mengambil peluang usaha ternak hewan ini di dalam negeri. Selain dagingnya gurih dan bercita rasa tinggi, ternyata belut mengandung vitamin A. Memeliharanya juga mudah. Sama seperti ternak ikan lele, cukup sediakan kolam yang memadai dan rajin memberi mereka makan.

Di pasaran, kisaran harga daging belut adalah sekitar 30 ribu rupiah per kilogram. Bila Jepang sudah mengonsumsinya sehari-hari, baik sebagai bagian sushi maupun daging masak, kenapa kita tidak melakukannya juga?

Peluang Usaha Ternak Lain yang Tidak Kalah Menjanjikan

Tidak hanya kelima (5) jenis hewan di atas, masih ada peluang usaha ternak lain yang tidak kalah menjanjikan, seperti:

1. Ternak Sapi

Tidak hanya kambing, sapi juga laris manis menjelang Idul Adha. Meskipun lebih mahal, umat Muslim yang membeli sapi untuk ibadah kurban berharap dapat memberi makan lebih banyak warga yang membutuhkan.

Daging dan susu sapi juga laku keras, sehingga banyaknya permintaan tidak mencukupi kebutuhan nasional. Bahkan, Indonesia sampai harus rela mengimpor sapi dari Australia dan India. Padahal, bila banyak yang memanfaatkan peluang usaha ternak hewan mamalia ini, semua dapat menikmati produksi sapi lokal.

Harga daging sapi di pasaran berkisar antara 80 ribu rupiah (untuk normal) hingga 120 ribu rupiah (menjelang Idul Fitri dan Idul Adha). Karena itulah pemerintah menggalakkan usaha ternak ini, baik di pedesaan maupun di perkotaan. Semakin banyak yang tertarik berarti semakin mengurangi keperluan mengimpor sapi.

Tentu saja, Anda membutuhkan lahan yang lebih besar untuk ternak sapi. Namun, mengingat tingginya permintaan daging dan susu sapi, anggap saja ini investasi menguntungkan berjangka panjang. Sediakanlah lahan luas untuk kandang atau tempat mereka merumput, seperti di perkampungan atau pedesaan.

2. Ternak Lebah Madu

Jangan takut mencoba peluang usaha ternak ini, karena keuntungannya juga bagus sekali. Bila takut disengat, jangan lupa gunakan selalu pakaian bertudung pengaman yang khusus untuk beternak lebah.

Madu yang dihasilkan oleh lebah khasiatnya juga luar biasa menyehatkan. Selain untuk pengobatan dan produk kecantikan, madu juga dapat dikonsumsi sehari-hari. Bagi penderita diabetes, madu alami lebih aman dikonsumsi untuk menggantikan gula.

Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah mencoba peluang usaha ternak lebah madu dan manfaatkan hasilnya.

3. Ternak Lembu atau Kerbau

Meskipun sapi termasuk primadona dalam peluang usaha ternak mamalia, kata siapa lembu atau kerbau tidak laku? Terutama di daerah pedesaan, lembu atau kerbau justru dapat dimanfaatkan untuk membajak sawah. Bahkan, Anda juga bisa menyewakan mereka sebagai pembajak sawah milik orang lain.

Selain itu, lembu atau kerbau juga dapat cepat beradaptasi dengan perubahan iklim, cuaca, dan lokasi. Mereka juga bukan tipe ternak yang terlalu rewel untuk urusan pakan. Daging dan susu mereka juga dapat dikonsumsi. Susu lembu atau kerbau bahkan dapat diolah menjadi dadih.

4. Ternak Kelinci

Hewan ini tidak hanya diternakkan untuk konsumsi, baik berupa daging maupun kulit. Bahkan, lebih banyak yang membeli kelinci untuk dijadikan peliharaan. Makanya, peluang usaha ternak hewan lucu bertelinga panjang ini juga banyak dilirik.

Meskipun kelinci tampak anteng di dalam kandang, ada kalanya mereka harus dikeluarkan sesekali. Biarkan mereka bergerak bebas di tempat yang cukup luas. Hal ini akan berpengaruh baik bagi kesehatan dan kelincahan kaki mereka. Kelinci yang tidak stres biasanya berumur lebih panjang.

Meskipun usaha ternak kelinci dapat dilakukan di rumah, siapkan tempat terpisah dari tempat tinggal Anda. Bisa di halaman belakang. Hal ini untuk mencegah kotoran mereka tercium ke mana-mana dan membuat seisi rumah beraroma tidak enak.

Untuk makanan mereka, berikan wortel dan sayuran secukupnya. Sebaiknya kelinci tidak dibuat terlalu kenyang agar tidak mudah sakit.

Kelinci adalah binatang pengerat, sama seperti tikus. Berhati-hatilah saat membiarkan mereka berkeliaran di dalam rumah. Bisa saja mereka menggerogoti barang-barang yang tidak seharusnya, seperti kertas hingga kabel televisi.

5. Ternak Hewan untuk Pakan Ternak Lain: Cacing, Kroto, Jangkrik, dan Kelabang

“Hah, untuk apa?” Mungkin itu reaksi pertama Anda saat mendengar ada yang memanfaatkan peluang usaha ternak ini. Memang tidak lazim dan mungkin sedikit membuat Anda bergidik karena rasa jijik.

Padahal, cacing dan kroto termasuk tinggi di pasaran. Kedua hewan melata yang mungkin membuat banyak orang mengernyit ini berfungsi sebagai pakan ternak. Beberapa hewan ternak yang mengonsumsi cacing dan kroto adalah burung, ikan, dan unggas.

Cacing bahkan juga digunakan di dalam industri kosmetik dan farmasi. Biaya untuk memelihara cacing dan kroto juga tidak mahal. Merawatnya juga tidak sulit dan menghabiskan terlalu banyak waktu. Peluang usaha ternak ini cocok jadi usaha sampingan.

Mereka yang hobi memancing ikan juga paling banyak membeli cacing. Hewan ini sering dijadikan umpan untuk menangkap ikan.

Selain cacing dan kroto, masih ada jangkrik dan kelabang. Mengingat masih banyak yang juga mudah bergidik saat melihat kelabang, persaingan di bisnis ini belum banyak. Anda bisa memanfaatkan kedua hewan ini sebagai pakan ternak untuk ikan dan burung.

Peluang Usaha Ternak: Mana yang Akan Dipilih?

Banyak cara untuk memanfaatkan peluang usaha ternak. Banyak juga pilihan untuk usaha ini. Yang mana yang akan Anda pilih?

Bila belum pernah melakukan hal ini, tidak ada salahnya berguru dulu kepada yang lebih ahli. Bahkan, kalau perlu bekerjasama-lah dengan kenalan atau teman yang juga punya minat yang sama. Selain lebih ringan, Anda dan teman juga bisa saling belajar untuk memajukan bisnis bersama.

Peluang usaha ternak di Indonesia banyak sekali. Selama Anda memiliki manajemen yang baik, usaha ternak Anda akan maju. Apa pun hewan (atau pakan) ternak pilihan Anda, manajemen yang baik tidak akan membuat Anda jadi merugi.