Mesin Thermal Shrink

Mesin Thermal Shrink Packaging Machine

Mesin Thermal Shrink

Mesin Thermal Shrink, Mesin Pembungkus Buku, Mesin Pembungkus Dus Handphone, Mesin Pembungkus Botol.

Cara pengemasan merupakan salah satu hal yang bisa menentukan mutu produk. Untuk menjamin kualitasnya, saat ini hampir semua produk yang beredar di pasaran tak hanya dibungkus dengan kemasan utama, tapi juga dilapisi kembali dengan plastik yang disusutkan menggunakan mesin thermal shrink.

Shrink packaging atau shrink wrapping merupakan pengemasan paling luar yang memiliki banyak fungsi. Satu diantaranya adalah untuk melindungi barang agar tidak mudah kotor. Fungsi lain pengemasan dengan metode ini adalah untuk mengelompokkan barang berdasarkan jumlahnya, misalnya dikemas secara lusinan atau kodian.

Shrink packaging juga bisa berfungsi sebagai segel yang menjamin produk tersebut masih baru. Ketika membeli barang, konsumen cenderung memilih barang yang masih tersegel rapat. Itulah kenapa saat ini banyak barang yang dikemas dengan metode shrink packaging untuk menjaga kualitasnya.

Thermal Shrink Packaging machine adalah alat yang digunakan untuk menyusutkan plastik agar dapat menyesuaikan bentuk dan pola yang diinginkan, mesin ini bersifat menyusutkan plastik dengan menggunakan element hitter pemanas, yang dilakukan adalah memberikan hawa panas pada plastik agar dapat menyusut sedemikian rupa sehingga rekat pada produk yang hendak di packing / bungkus.

Mesin thermal shrink memiliki tunnel atau terowongan yang mana disetiap terowongan sudah di install hitter pemanas di setiap sisi tunnel atau terowongan, sehingga produk yang masuk dengan menggunakan conveyor akan disusutkan pada terowongan penyusut agar plastik yang sudah di sematkan pada produk menyusut mengikuti pola bentuk produk itu sendiri. Produk yang biasanya menggunakan mesin ini adalah buku, botol, kaleng dan lain sebagainya. (dibawah ini adalah gambar produk yang menggunakan mesin thermal shrink packaging.

Thermal Shrink Aplikasi

Ada beberapa aplikasi plastik yang biasanya digunakan oleh mesin ini, diantaranya adalah :

1. Plastik shrink wrap “rollerstock”, plastik ini bersifat melilitkan pada produk dan terbungkus rapi untuk seluruh permukaan produk, biasanya untuk produk buku atau dus handphone.

2. Plastik shrink “centerfolded”, aplikasi pada plastik ini adalah jenis lipatan ganda atau dua sisi, produk ditempatkan di bagian tengah sisanya di kedua sisi akan membentuk rekatan yang menyebabkan plastik menyusut sesuai dengan produk yang ditempatkan, biasanya untuk botol air mineral ukuran 1,5 Liter.

Plastik shrink biasanya juga digunakan untuk melakukan pensegelan pada CD atau DVD, Dus Hand phone yang dikemas dalam bungkus plastik, sehingga apabila plastik rusak maka produk yang dijual tidak lagi merupakan barang baru karena segel barang telah terbuka / rusak, untuk buku juga demikian sehingga mustahil untuk membaca buku yang sudah disegel plastik sebelum membeli.

Thermal Shrink wrap umumnya digunakan sebagai overwrap pada banyak jenis kemasan , termasuk karton , kotak , minuman kaleng dan palet beban. Berbagai produk dapat tertutup shrink wrap untuk menstabilkan produk, membuat lebih awet karena menjaga dari oksidasi udara luar, menjaga tetap bersih dan baru atau menambah resistensi terhadap pelapukan. Hal ini dapat menjadi penutup utama untuk beberapa makanan seperti keju, daging, sayuran dan tanaman. Heat-shrink tubing juga dapat digunakan untuk menutup kabel listrik.

Ramesia Mesin sebagai perusahaan mesin berpengalaman dibidangnya menyediakan mesin thermal shrink packaging sebagai sarana mempermudah anda dalam mengemas produk Anda, dengan mesin ini produk yang anda jual akan terlihat lebih rapi, lebih professional dan lebih higienis. Sehingga akan menaikan branding produk anda dimata konsumen dan client anda.

Kami juga memberikan garansi mesin selama satu tahun dan dukungan teknisi support penuh selama satu tahun, teknisi kami sudah sangat berpengalaman dibidangnya, teknisi kami dapat melakukan service dan kunjungan ketempat usaha anda. Kami menggaransi kepuasan anda apabila anda bekerja sama dengan kami.

JENIS PLASTIK DAN KEMASAN PRODUK YANG SERING DIGUNAKAN

Dalam hal mengemas produk, jenis plastik merupakan salah satu hal yang harus selalu diperhatikan. Anda tidak bisa menggunakan sembarang plastik untuk mengemas barang karena beberapa alasan. Karena kemasan berfungsi sebagai pelindung, jadi pastikan Anda memilih jenis plastik yang memang bisa melindungi produk di dalamnya.

Plastik kemasan juga harus sesuai dengan jenis produk yang akan dikemas, apakah produknya berbentuk cair, padat, atau berbau menyengat. Sebelum memilih plastik apa yang cocok, sebaiknya Anda kenali dulu macam-macam plastik yang biasa digunakan dalam pengemasan.

Kemasan Plastik Thermal Shrink

  • Plastik PP (Polypropylene)

Plastik PP bersifat jernih/ transparan, tidak berbau, tidak lengket, dan aman untuk makanan. Biasanya dipakai untuk mengemas snack, pakaian, atau produk yang harus terlihat langsung oleh konsumen.

  • Plastik OPP (Oriented Polypropylene)

Plastik ini hampir sama seperti plastik berbahan PP namun biasanya lebih jernih. Saking beningnya, plastik jenis ini juga sering disebut sebagai plastik kaca. Plastik OPP juga aman untuk makanan dan sering digunakan untuk mengemas roti atau makanan ringan.

  • Plastik PE (Polyethylene)

Plastik PE biasanya transparan dan tergolong aman untuk makanan. Plastik jenis ini juga memiliki kelenturan yang baik dan tidak mudah sobek. Plastik PE biasa dipakai untuk mengemas produk pangan atau barang-barang industri.

  • Plastik PET/ PETE (Polyethylene Terephthalate)

Plastik ini bersifat transparan, mudah didaur ulang, dan biasanya digunakan untuk botol minuman. Meski demikian, botol berbahan plastik PETE tidak baik bila digunakan secara berulang-ulang, terutama bila produk dalam kondisi panas.

  • Plastik HDPE (High Density Polyethylene)

Plastik HDPE bersifat tahan terhadap panas maupun bahan kimia. Plastik jenis ini biasanya digunakan untuk kantong plastik, kemasan detergen, kursi, botol berisi bahan kimia, dll.

Baca juga  Mesin Pengemas Bubuk Powder

Selain jenis plastik, bentuk suatu kemasan juga sering jadi penilaian tersendiri di mata konsumen. Berikut adalah beberapa jenis kemasan yang biasa Anda temukan di pasaran.

  • Stand Up Pouch

Kemasan ini menggunakan plastik yang cukup tebal dan bisa diposisikan secara berdiri/ tegak. Biasanya dipakai untuk mengemas produk-produk cair seperti minuman, minyak, atau sabun cair.

  • Vacuum Bag

Disebut vaccuum bag karena pada proses pengemasannya harus divakum atau dibuat hampa udara. Hal ini bertujuan agar produk yang dikemas bisa awet, tahan lama, dan tidak mudah busuk.

  • Zipper Pouch

Kemasan ini biasanya menggunakan plastik PP yang bening sehingga produk bisa dilihat langsung dari luar. Kelebihan lainnya, kemasan zipper ini mudah dibuka dan ditutup sehingga disukai banyak konsumen.

  • Zipper Stand Up

Kemasan ini hampir sama seperti zipper pouch namun dirancang agar kemasan bisa berdiri tegak. Biasanya dipakai untuk mengemas produk pangan seperti keripik, kacang, atau abon.

  • Pouch Full Foil

Kemasan ini memanfaatkan alumunium foil yang bisa melindungi produk dari udara dan sinar matahari. Biasa dipakai untuk produk kopi dan keripik.

  • Shrink Wrapping

Ini adalah kemasan paling luar dari suatu produk yang prosesnya menggunakan alat thermal shrink. Plastik yang digunakan biasanya adalah POF shrink, PE shrink, dan PVC shrink film.

KEUNGGULAN MESIN THERMAL SHRINK RAMESIA

Thermal shrink machine merupakan alat yang digunakan untuk menyusutkan plastik dengan panas yang dihasilkan oleh heater di dalamnya. Mesin ini biasanya berukuran agak besar, memiliki konveyor dan tunnel yang setiap sisinya sudah dipasangi elemen pemanas.

Ketika barang dimasukkan ke dalam mesin dan melewati terowongan, barang akan langsung terkena hawa panas. Panas inilah yang nantinya akan membuat plastik menyusut sesuai pola atau bentuk barang yang dibungkusnya.

Bila Anda tertarik dengan mesin shrink packaging ini, Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di Ramesia. Ramesia menyediakan beberapa tipe mesin pengemas dengan spesifikasi berbeda yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Setiap tipenya dibedakan berdasarkan kapasitas konveyor, ukuran shrink tunnel, ukuran barang yang akan dibungkus, serta daya listrik yang digunakan. Jadi Anda memiliki lebih banyak pilihan sebelum menentukan mesin mana yang cocok untuk bisnis Anda. Selain itu, mesin pengemas ini juga memiliki beberapa keunggulan seperti berikut ini. Keunggulan Mesin Thermal Shrink

Cara Penggunaannya yang Mudah

Mesin shrink packaging sangat mudah digunakan. Tidak perlu memiliki keterampilan khusus dalam mengoperasikan mesin tersebut. Asalkan mengerti bagaimana cara menggunakannya, siapa saja bisa memakai alat ini.

Hasil yang Memuaskan

Hasil kemasan dengan menggunakan mesin pengemas otomatis ini dijamin rapat mengikuti pola atau bentuk barang. Hal ini akan membuat barang terhindar dari kotoran dan terjaga kebersihannya.

Bisa Digunakan untuk Berbagai Jenis Barang

Mesin pengemas dari Ramesia bisa diaplikasikan pada produk apa saja, mulai dari botol minuman, makanan kaleng, stoples, kosmetik, majalah, atau buku tulis.

Tidak Memengaruhi Kualitas Barang

Meski mesin ini mengeluarkan hawa panas, hal ini tidak akan mempengaruhi kualitas produk, pasalnya produk sudah terbungkus dengan kemasan utama dan proses pemanasan dilakukan dalam waktu singkat. Kemungkinan rusaknya barang akibat panas sangatlah kecil sehingga aman untuk digunakan.

Kualitas Mesin

Mesin pengemas dari Ramesia terbuat dari bahan yang kuat dan tidak mudah rusak. Mesin ini juga dirancang agar bisa mengemas benda-benda berat mulai dari 5 kg hingga 10 kg.

CARA MENGGUNAKAN MESIN THERMAL SHRINK

Mesin ini tidak terlalu sulit dioperasikan meskipun memiliki ukuran yang cukup besar. Cara menggunakan mesin pengemas thermal shrink adalah sebagai berikut:

  1. Sambungkan mesin dengan sumber listrik, lalu tekan tombol power untuk menyalakan. Setelah itu, tekan tombol konveyor dan blower switch agar mesin bekerja sempurna.
  2. Untuk suhu panas yang dihasilkan, lakukan pengaturan dengan cara memutar kenop bottom dan side temperature hingga mendapatkan suhu yang diinginkan.
  3. Lakukan juga pengaturan pada kecepatan konveyor dengan cara memutar knop conveyor speed. Untuk hasil yang lebih maksimal, pastikan kecepatan konveyor sesuai dengan suhu dan produk yang akan dikemas.
  4. Siapkan barang yang akan dikemas dan lapisi dengan plastik. Bila dalam satu kemasan terdiri dari beberapa barang, rapikan dulu letak barang di dalam plastik agar hasilnya bisa lebih bagus.
  5. Letakkan barang di atas konveyor yang sedang berjalan. Barang akan dibawa masuk ke dalam shrink tunnel dan akan dipanaskan.
  6. Hasilnya, barang dikemas rapat dengan plastik yang menyusut mengikuti bentuk barang.
  7. Apabila selesai digunakan, jangan lupa untuk mematikan mesin.
Baca juga  Mesin Strapping Semi Auto

CARA MERAWAT MESIN THERMAL SHRINK AGAR AWET DAN TAHAN LAMA

Perawatan mesin pengemas thermal shrink sebenarnya cukup mudah, apalagi barang yang dikemas menggunakan mesin ini cenderung kering sehingga mesin pun tidak mudah kotor. Walau begitu, bukan berarti mesin ini tidak perlu dibersihkan. Proses pembersihan harus dilakukan secara rutin agar kualitas mesin tetap terjaga. Merawat Mesin Thermal Shrink

Selain soal kebersihan, ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan agar mesin tidak cepat rusak. Berikut penjelasan mengenai cara merawat mesin agar lebih awet dan tahan lama.

  1. Mesin yang selesai digunakan sebaiknya langsung dibersihkan. Periksa konveyor dan pastikan tidak ada sisa plastik yang menempel.
  2. Pengoperasian alat harus sesuai dengan petunjuk yang ada untuk meminimalkan kesalahan dan risiko kerusakan.
  3. Jangan terlalu lama menggunakan mesin pengemas thermal shrink. Apabila jumlah barang yang dikemas masih cukup banyak, disarankan agar mesin dimatikan terlebih dulu setelah sekitar 4 jam pemakaian. Istirahatkan mesin selama 1 jam, setelah itu bisa dinyalakan kembali untuk dipakai.
  4. Proses pemanasan dengan suhu tinggi memang tidak mempengaruhi kualitas barang yang akan dikemas, tapi sebaiknya hindari barang-barang yang mudah terbakar agar tetap aman sekaligus menjaga kualitas mesin.
  5. Setiap tipe mesin pengemas memiliki kapasitasnya masing-masing, baik soal ukuran maupun barang yang akan dikemas. Karena itu jangan coba-coba mengemas barang yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin agar tidak menimbulkan kerusakan.
  6. Lakukan pelumasan secara rutin pada bagian rantai konveyor dengan menggunakan oli. Hal ini bertujuan agar konveyor tidak mudah macet dan bisa bergerak sesuai kecepatan yang diinginkan.

TIPS MEMILIH PLASTIK YANG TEPAT UNTUK MESIN THERMAL SHRINK

Kemasan yang tepat memiliki sejumlah manfaat bagi produk yang disimpan di dalamnya. Kebersihan produk akan lebih terjaga, lebih awet dan tahan lama, tidak mudah rusak, dan produk akan terlihat lebih menarik di mata konsumen. Untuk menentukan kemasan plastik yang tepat, perhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Jenis produk dan plastiknya

Sesuaikan kemasan dengan jenis produk yang akan dibungkus. Bila ingin mengemas produk pangan, Anda juga harus memilih plastik yang memang aman untuk makanan. Atau bila Anda ingin membungkus makanan ringan, tapi Anda juga ingin agar konsumen melihat langsung produk tersebut, maka sebaiknya gunakan plastik yang transparan.

2. Fitur kemasan

Dalam hal pengemasan, Anda akan mengenal fitur vakum, zipper, dan valve. Vakum biasanya dipakai agar produk jadi lebih awet dan tidak mudah basi. Fitur zipper berguna agar kemasan bisa dibuka dan ditutup dengan mudah. Sedangkan valve lebih cocok untuk produk yang bisa menghasilkan gas.

3. Jenis kemasan

Jenis kemasan tak hanya harus disesuaikan dengan jenis produk, tapi sesuaikan juga dengan tujuan pengemasan. Misalnya Anda ingin mengemas minuman dan Anda ingin agar produk tersebut bisa diletakan secara tegak/ berdiri, maka sebaiknya pilih jenis kemasan plastik stand up pouch.

Ketika produk sudah dibungkus dengan kemasan utama, tapi Anda ingin melapisinya lagi dengan plastik agar lebih terlindungi, Anda bisa memilih pengemasan shrink wrapping dengan menggunakan mesin thermal shrink.

SPESIFIKASI MESIN THERMAL SHRINK RAMESIA

Berikut adalah Mesin Thermal Shrink Packaging yang Ramesia Mesin jual :

 

mesin thermal shrink ramesia series

Mesin Thermal Shrink BSD 200

Prod. ID: BSD-200
Heat Power: 5 KW, 220 Volt
Conveyor Speed: 0-10 m/min
Tunnel Size: 70 x 20 x 15 cm
Shrink Product Size: 15 x 10 cm
Berat: 70 Kg
Conveyor Loading: 5 Kg Max / 200° Celcius Max
Dimensions: 104 cm x 40 cm x 105/125 cm
Harga: Rp6.950.000

more info
Mesin-Thermal-Shrink-BSD-350B

Prod. ID: BSD-350B
Heat Power: 6.5 KW, 220 Volt
Conveyor Speed: 0-10 m/min
Tunnel Size: 83 x 35 x 15 cm
Shrink Product Size: 30 x 10 cm
Berat: 75 Kg
Conveyor Loading: 5 Kg Max / 200° Celcius Max
Dimensions: 105 x 55 x110 Cm
Harga: Rp9.500.000

more info
Mesin-Thermal-Shrink-BSD-400B

Prod. ID: BSD-400B
Heat Power: 6.5 KW, 220 Volt
Conveyor Speed: 0-10 m/min
Tunnel Size: 83 x 40 x 20 cm
Shrink Product Size: 35 x 15 cm
Berat: 80 Kg
Conveyor Loading: 10 Kg Max / 200° Celcius Max
Dimensions: 120 x 64 x124 Cm
Harga: Rp10.125.000

more info
Mesin-Thermal-Shrink-BSD-450B

Prod. ID: BSD-450B
Heat Power: 8.000 Watt, 380 Volt
Conveyor Speed: 0-10 m/min
Tunnel Size: 83 x 45 x 25 cm
Shrink Product Size: 40 x 20 cm
Berat: 100 Kg
Conveyor Loading: 10 Kg Max / 200° Celcius Max
Dimensions: 120 x 69 x129 Cm
Harga: Rp11.375.000

more info
 Pesan Sekarang Di Ramesia Mesin  

Customer Ramesia

 

Pin It on Pinterest

Shares