Tilting Cooking Mixer GETRA CMS-200SL
Pada produksi volume sangat besar, ukuran bowl perlu cukup agar pengolahan sup kental, saus, karamel, atau selai tidak terlalu sering dibagi ke batch kecil. GETRA Tilting Cooking Mixer CMS-200SL digunakan untuk proses cooking sekaligus mixing pada produksi makanan.
Mixer menggunakan listrik sementara cooking menggunakan gas. Tuas memiringkan Tungku Paruh Buring untuk membantu menuangkan hasil, dan stirrer memakai Teflon blade sesuai Gambar teknis.
GETRA Tilting Cooking Mixer CMS-200SL memiliki bowl capacity 200 L sebagai pilihan terbesar keluarga CMS dalam seri ini. Pemilihan unit perlu menyesuaikan kapasitas dengan viskositas produk dan volume batch.
Fitur
- Tilting ‘Tungku Paruh Buring’ Term– Tuas digunakan untuk memiringkan tungku agar hasil lebih mudah dituangkan.
- Teflon Stirrer Blade– Stirrer menggunakan Teflon blade yang disebut tahan panas hingga 300 °C.
- Gas Cooking + Electric Mixer– Cooking menggunakan gas dan mixer menggunakan listrik.
- Dodol Restriction– Konfigurasi unit secara eksplisit menyatakan khusus seri CMS-200SL tidak bisa untuk membuat dodol.
Aplikasi Bisnis
- Central kitchen– Untuk sup kental, saus, karamel, atau olahan buah.
- Katering– Untuk cooking dan mixing dalam batch sesuai kapasitas bowl.
- Produsen makanan– Untuk proses yang membutuhkan tungku dapat dimiringkan saat menuangkan hasil.
Spesifikasi
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Brand | GETRA |
| Model | CMS-200SL |
| Jenis Produk | Tilting Cooking Mixer |
| Gas Power | 20 kW |
| Daya Mixer | 2 HP (220 V) |
| Gas Consumption | 1,45 kg/jam |
| Bowl Capacity | 200 L |
| Dimensi | 120 × 120 × 168 cm |
| Berat | 230 kg |
| Negara Asal | Taiwan |
Persiapan & Instalasi
Gas pipe, regulator, dan installation tidak termasuk. Unit mencantumkan HIGH PRESSURE. Pastikan suplai gas, listrik mixer, ventilasi, dan ruang tilting sesuai. Khusus CMS-200SL, Unit mencantumkan model ini tidak bisa digunakan untuk membuat dodol.
Untuk verifikasi kecocokan CMS-200SL, diskusikan volume bowl, daya mixer, gas supply, dan kebutuhan handling dengan tim Ramesia.

